Monday, February 25, 2008

caramel macchiato


Gambar di atas (source: google) adalah penampakan ideal caramel macchiato. Kopi dan susu saling mengimbangi, dengan rasa kopi yang membekas di lidah. Karena untuk kuantitas yang sama, jelas kopi akan menang melawan susu.

Tadi sehabis makan siang, dengan mengandalkan promo buy 1 get 1 free dari kartu kredit sejuta umat, gw membeli minuman kesukaan gw itu di basement mall sebelah. Begitu melihat penampakannya, kok kayaknya porsi susunya sangat berlebihan, mungkin sekitar 75%. Gw coba aduk2 dengan harapan kalo udah nyampur warnanya jadi coklat muda seperti biasanya. Tapi nggak loh, warnanya putih kecoklat-coklatan. Catet ya, kecoklat-coklatan bukanlah coklat.

Gw pun menghisap sedotan yang udah tertancap pasrah. Perasaaan gw gak enak nih. Kayak mau jadian tapi takut dikecewain gitu. Deuh harus ya analoginya ke percintaan?

Bener aja, rasanya kayak minum susu rasa kopi. Sekali lagi catet, minum susu rasa kopi bukanlah berarti minum susu pakai kopi apalagi minum kopi pake susu. Jauh bo.

Gw dan partner ngopi pun kecewa. Mungkin inilah efek buy 1 get 1 free. Gak ada yang gratis dalam ilmu jualan. Hehehe.. Gw pikir selama ini gerai kopi favorit gw itu cukup konsisten menjaga kualitas minumannya (atau baristanya?) di semua outletnya, ternyata nggak juga. Sama aja kayak gerai kopi lainnya.

Sampai kantor, si caramel macchiato look alike itu masih bersisa setengah. Gw menuju coffee machine, ngambil 1 shot black coffee, gw campur deh sama si caramel macchiato look alike tadi. Tetep gak enak sih, tapi lumayan buat bekal sampai nanti sore.

Cinta memang butuh pengorbanan ya. Kalo cinta ama minuman bermutu, yang memang harus berkorban membeli dengan harga mahal. Lagi2 harus ya pake analogi percintaan??

BSB is back

every time i breath i take you in, and my heart beats again
baby i can't help it, keep me drowning in your love
**

sometimes i wish i could turn back time
impossible as it may seems
**

i'd walk halfway around the world
for just one kiss from you
**

looking back on the things i've done
i was trying to be someone
i played my part, kept you in the dark
**

show me the meaning of being lonely
is this the feeling i need to walk with
tell me why i can't be there where you are
**

Bukannya lagi gombalisasi, tapi ini adalah senandung2 ringan dalam rangka persiapan menonton konser BACKSTREET BOYS!

Jadi inget beberapa tahun lalu waktu gw masih SMU, gw sempet berantem ama temen sekelas gw. Gara2nya, gw bilang kalo BSB gak kreatif karena mereka gak bisa bikin lagu sendiri, dan musik mereka gak keren. Gw membandingkan dengan group lain yang menjadi idola gw masa itu. Group lain itu, tentu saja, Boyzone dong! *halah dimana2 mah boyband sama aja kali hihihi*

Tapi waktu jaman kuliah, BSB ini ternyata cukup eksis di audio mobil gw, menemani aktifitas gw dan teman2 wanita yang semuanya boyband mania. You name it, westlife, boyzone, A1, semua ada. Sampe kalo ada cowok tiba2 nebeng, suka terkaget2 sendiri denger lagu2 kami. Tapi dalam hati gw yakin cowok2 itu pasti menikmatinya. Guilty pleasure :)

Jadi malam ini, for the sake of good old days back in college, gw dan 2 orang teman kuliah gw memutuskan untuk menonton konser BSB di JCC.

Everybooooody... Rock your boooooody... Backstreet's back alright!

Sunday, February 24, 2008

tentang kacamata

Di lantai 6 sebuah gedung di Jakarta Selatan, kehebohan kecil terjadi. Tidak biasanya ada perempuan asing berkeliaran di situ. Bahkan sebenarnya jumlah perempuan di ruangan besar itu bisa dihitung dengan jari. Jadi mendapati sosok tinggi pirang dan berjenis kelamin wanita adalah suatu kelangkaan.

Sebenarnya bukan itu masalah utamanya. Para pekerja kantor itu bukanlah manusia gua yang tidak pernah melihat sosok selain ras bangsa sendiri. Tetapi yang menjadi sumber kehebohan adalah kebiasaan si perempuan asing yang tidak pernah memakai bra. Dan karena Jakarta panas, si perempuan asing itu seringkali ke kantor menggunakan kaos oblong tipis, sebuah kebebasan yang didapat dengan bekerja di perusahaan yang tidak terlalu mementingkan kerapihan penampilan. Tapi ternyata untuk si perempuan asing itu, kaos oblong putih polos bisa menjadi sumber gosip yang menarik.

Seorang wanita lokal yang bekerja di lantai yang sama pada awalnya tidak menyadari hal itu. Tapi beberapa teman wanitanya mulai sering membahas kejadian itu.

wanita 1: bo, lo lihat gak si bule yang duduk di dekat ruang meeting?
wanita 2: yang mana sih? yang pake kacamata?
wanita 1: waduh gw gak merhatiin sih dia pake kacamata atau nggak. yang jelas kacamata bawah mah dia gak pake.
wanita 2: hah?? maksudnya?
wanita 1: (berbisik) dia gak pake bra hihihi
wanita 2: masa sih? eh lo kok merhatiin aja ya hehehe
wanita 1: dia sering ke ruangan gw soalnya. mana dia sering pake kaos putih polos. makin kelihatan deh!
wanita 2: hahaha.. dasar lo.. pinjemin jaket kek..
wanita 1: halah kenal juga nggak.
wanita 3: eh suruh si wanita 4 pinjemin bra-nya aja. toh buat dia juga gak perlu kan, gak ada yang diganjel ini.
wanita 4: sialan...
wanita 1,2,3: hahahaha...
wanita 1: eh tapi kok kaos putihnya itu udah dipake 2 hari berturut2 ya?
wanita 2: gak pulang kali dia..
wanita 1: hihihi.. iya kali
wanita 2: jadi inget salah satu bos di kantor kita yang dulu, pernah waktu itu dia dua hari berturut2 pake baju yang sama ke kantor. eh tapi kok ya sekretarisnya juga! hahaha...

Kehebohan kecil gak penting itu pun berlalu begitu saja. Sampai pada suatu pagi si wanita 2 baru tiba di kantor, langsung menuju meja kerjanya. Si perempuan asing lewat di sampingnya, yang menimbulkan gerakan refleks si wanita 2 untuk menengok ke arahnya, sekedar memastikan apakah dia sudah membeli bra di pusat perbelanjaan sebelah kantor. Tiba2 seorang lelaki rekan kerja wanita 2 mendekat dan berbisik padanya, dengan gaya mau bergosip.

lelaki 1: eh, kamu perhatiin gak si bule itu?
wanita 2: kenapa emangnya?
lelaki 1: dia tuh kalo kerja gak pernah pake bra!
wanita 2: (dalam hati) ampuuunn...
wanita 2: (cari aman) aduh masa sih? nggak tau deh ya, saya nggak pernah merhatiin.

Friday, February 22, 2008

go green

my messy table in green :)

Wednesday, February 13, 2008

Jangan Lupakan

ku berjalan terus tanpa henti
dan dia pun kini telah pergi
ku berdoa di tengah indahnya dunia
ku berdoa untuk dia yang ku rindukan

memohon untuk tetap tinggal
dan jangan engkau pergi lagi
berselimut di tengah dingin dunia
berselimut dengan dia yang ku rindukan

would it be nice to hold you
would it be nice to take you home
would it be nice to kiss you

memohon untuk tetap tinggal
dan jangan engkau pergi lagi

***
haduh kenapa nidji bisa bikin gw sedih banget ya?

Tuesday, February 05, 2008

iklan

Sendirian di kota orang emang bikin sering ngeblog ya. Topiknya juga makin gak penting. Misalnya, iklan-iklan yang annoying. Berhubung ini gw nulis sambil nonton tv, jadilah ini list iklan nggak penting yang muncul (baik di tv maupun dalam pikiran gw) selama gw menonton acara ehm.. supermama.

1. Iklannya maia ahmad dimana dia menyanyikan lagu dengan nada sumbang: "permen bla bla enak dan bergunaaa..."
2. Iklannya rebecca yang ujung2nya dia bilang: "kacangku rasa bawang" or something along that line.
3. Iklan minuman yang mengandung susu, dimana si pembuat iklan dengan bodohnya menggunakan payudara pria dewasa yang berdenyut2 sebagai analogi susu.
4. Iklan larutan penyegar dengan bintang utama vokalis band jenggotan idola remaja. Lagunya itu loh kok ya jelek banget..

Eh indra bruggman dan mama mimi mau tampil nih! Udah dulu ah. Yiukk..
*Oh Tuhan apa yang terjadi padaku?*

Monday, February 04, 2008

Catatan Harian Single Female Traveler

1. Sebelum meminta sekretaris anda memesan hotel di kota tujuan, lakukan research kecil2an menyangkut lokasi dan kredibilitas hotel. Jangan percaya pada situs2 review hotel di internet karena biasanya reviewnya standar, tidak mengungkap sisi busuk misalnya hotel yang kita tuju ternyata adalah hotel mesum. Jadi bertanyalah pada teman2 anda yang tinggal di kota tujuan, karena biasanya jawabannya lebih dapat dipercaya. Research kecil2an ini akan menyelamatkan anda dari kenyataan seperti harus sarapan bersebelahan meja dengan pasangan om girang dan wanita ber-kaus ketat-rok mini-high heels di pagi hari.

2. Orang bijak jaman dulu pernah bilang bahwa kita harus memperlakukan orang lain seperti kita ingin orang lain memperlakukan kita. Itulah sebabnya, ketika saya naik lift di hotel, saya tidak pernah nanya2 ke orang yg tidak saya kenal: "kamar berapa om/tante?" Tapi ternyata tidak semua orang berpikiran sama dengan saya. Sering banget deh di lift atau di lorong hotel ditanyain sama bapak2: "kamar berapa dek?" Tipsnya, pura2 gak denger atau kalau udah gak bisa ngeles, pura2 budeg dengan menjawab: "lantai 4 pak" dan langsung turun.

3. Sarapan sendirian di coffee shop hotel memang menyebalkan. Karena nggak ada orang yang stand by di meja waktu lagi ngambil buah, jadi kadang2 suka ada yang pengen mengambil alih meja kita. Tipsnya, buat meja sepenuh mungkin dan agak berantakan. Tidak lupa 1 piring makanan yang masih utuh dan 1 gelas minuman harus selalu stand by di atas meja, untuk menandakan bahwa meja ini ada penguasanya. Jangan naro tas atau kunci kamar, karena efeknya meja anda memang tidak diambil alih, tapi harta benda anda akan hilang.

4. Masih soal sarapan sendirian, pilihlah lokasi yang menghadap ke tv atau pemandangan ke taman atau kolam renang. Hindari tempat duduk yang terbuka dan memungkinkan seringnya terjadi kontak mata dengan tamu2 hotel yang tidak kita kenal. Males bo.

5. Kalau biasanya seorang perempuan sangat peduli dengan penampilan fisik, maka ketika sedang di hotel sendirian, cuek ajah. Gak perlu dandan kecuali mau pergi dengan orang yang anda kenal. Gak perlu tebar senyuman. Gak perlu wangi2. Seandainya anda segitu desperatenya dan berpikir mungkin di hotel ini anda bertemu jodoh anda, buang pikiran itu jauh2, karena tidak ada orang yang bertemu jodohnya di hotel. Ada sih 1 selebritis, tapi kemudian dia bercerai. Anda nggak mau bercerai kan?

6. Berpikir positif. Terutama ketika pintu hotel anda diketok malam2 oleh oknum tidak bertanggung jawab. Lanjutkan tidur anda sambil berpikir: "ah mungkin tadi dia salah kamar"

7. Jangan nonton HBO kalau yang ditayangkan adalah film horor. Sebagai gantinya, nonton lah supermama karena acara ini cukup menghibur di kala sendiri di kamar hotel. Pilih mana, ngeliat pembunuh bermuka rata atau indra bruggman berkaos ketat?

Friday, February 01, 2008

catching us

Weekday 1: dia di palembang, saya di jakarta.
Weekend 1: saya di bandung, dia di jakarta.
Weekday 2: saya di medan, dia di jakarta.
Weekend 2: saya masih di medan, dia masih di jakarta.
Weekday 3: dia di palembang, saya di medan.
Weekend 3: saya di singapur, dia di jakarta.
Weekday 4: dia di palembang, saya di jakarta.

Pertanyaannya: Dimanakah saya dan dia pada weekend 4?

Deuh, ngebacanya aja pusing.

Thursday, January 31, 2008

Today's horoscope

Sorayya,
A friend or association could help you sort out your recent confusion. You really need to decide what to do next, and you have been waffling and weaving all over the place in a misguided attempt to hang onto the status quo. Someone will kick you in the bum and say, "Get moving!"

Teman2ku, kalau kalian tidak percaya Tuhan, at least kalian bisa percaya horoscope hihihi..

Monday, January 28, 2008

kopi baru

Waktu gw masih kecil dan belum mampu beli kopi sendiri, gw sering colongan icip2 kopi bokap. Bukan sembarang kopi. Kopi Aceh bo! Tapi gw gak nyandu, cuman iseng2 aja.

Pada suatu hari gw menemukan rasa kopi yang -menurut lidah gw waktu itu- sungguh mewah. Beda banget ama kopi aceh. Tapi sayang merk kopi ini cuman sekali-sekali ketemu di pesawat atau dibawain bokap pulang traveling.

Semenjak gw pindah ke Jakarta, merk kopi ini menjadi begitu akrab sama gw. Ngeraciknya juga gampang banget, nggak kayak kopi Aceh. Walaupun menurut para ahli perkopian merk ini mengandung kadar asam paling tinggi di antara merk-merk lain satu kasta, gw tetep cinta ama merk ini. Maag gw masih bisa kompromi kok :)

Sampai beberapa minggu yang lalu gw nginep di rumah temen gw. Berhubung gw butuh kopi untuk memperlancar urusan pembuangan di pagi hari, si temen gw berbaik hati menyajikan kopi buat gw. Ada kopi, gula, dan creamer, yang siap gw racik sesuai takaran favorit gw. Merk kopi yang disajikan gw udah kenal, tapi jarang banget minum merk ini. Namanya gw orang yang gak pilih2 (ya iyalah udah dikasih kok nawar), gw pun ngopi dengan nikmat.

Tak disangka, rasa kopi ini begitu membekas di lidah dan pikiran gw. Ibarat kena patil di hari ke 127, kok gw pengen lagi ya? Gw cari di supermarket langganan pun tak ada. Oh betapa susahnya hidupku kala itu.

Akhirnya ketemu juga merk kopi itu di satu supermarket di kalimalang. Sempet bingung soalnya merk ini punya beberapa tekstur yang gw gak ngerti apa bedanya. Cap cip cup belalang kuncup terpilihlah yang original.

Maka semenjak saat itu, gw resmi berganti kopi. Sampai detik ini gw masih begitu menikmati merk kopi baru gw ini. Tiap habis menyesap kopi ini, gw menatap cangkir kopi gw dan berkata: "where have you been all my life?" hihihi... kok kayak ketemu jodoh.

Dan sekarang, gw lagi di luar kota untuk urusan kerjaan. Kali ini hotelnya lebih bagus. Tapi yang paling juara, hotel ini menyediakan merk kopi baru gw di kamar! Yuk ah ngopi dulu.

Sunday, January 27, 2008

Lost in Bandung

Setelah beberapa kali ditunda, akhirnya jadi juga ke Bandung sama Dian, Wichita n Christina, sambil sekalian menjajal kehandalan mobil baru Christina :) Jadilah kami 4 orang wanita yang tidak hafal jalanan Bandung, tidak punya peta Bandung, dan terlalu gengsi untuk bertanya, menghabiskan 24 jam yang penuh kebodohan sekaligus kesenangan, dari jam 12 siang hari Sabtu sampai 12 siang hari Minggu.

Yang ada tiap ketemu persimpangan jalan mendadak bingung. Tiap ketemu marka petunjuk arah yang warna ijo mendadak girang. Tiap ketemu U-turn mendadak muter. Tiap ketemu angkot jurusan Dago mendadak diikuti. Dan tiap ketemu FO mendadak berhenti hehehe..

Belum lagi kebodohan2 yang terjadi akibat miskomunikasi. Mau ke palasari malah ke tamansari (siapa yg budeg ya?). Lagian mana ada sih orang jalan2 ke Bandung nyempet2in nyari buku "Macro Programming" di palasari? Efek kelamaan kuliah di Teknik kayaknya.

Hasil muter2 tanpa arah adalah sebagai berikut.
Kategori tempat makan:
1. Sapulidi
2. Batagor Riri
3. Martabak San Fransisko
4. Lisung
5. Suis Butcher
6. Kartika Sari
7. Amanda

Kategori Factory Outlet:
1. Cascade
2. Heritage
3. 18th Park
4. The Summit
5. Blossom
6. Edward Forrer
7. Donatello

Jadi dengan bangganya kami bisa berteriak seperti Dora: berhasil! berhasil!
*bedanya Dora punya peta canggih, sedangkan kami punya intuisi canggih :P*

Tuesday, January 22, 2008

Love Actually

Quote #1:
Mark to Juliet:
For now let me say
without hope or agenda
just because it's Christmas
and at Christmas you tell the truth
to me you are perfect
and my wasted heart will love you.

Quote #2:
Aurelia (in Spanish) : Later you'll drive me home?
Jamie (in English) : Sure.
Jamie (in English) : It's my favorite time of day, driving you.
Aurelia (in Spanish) : It's the saddest part of my day, leaving you.

Saturday, January 19, 2008

midnight notes

It's midnight now. I can't sleep. So I decided to blog. Sounds pathetic huh? :P
And these lyrics from John Legend keeps hanging in my head.

This just might hurt a little
Love hurts sometimes when you do it right
Don't be afraid of a little bit of pain
Pleasure is just on the other side

Ok I just need some sleep.

Thursday, January 17, 2008

cerita airport

Entah kenapa, film drama romantis banyak yang mengambil setting lokasi di airport. Biasanya adegan penutup terjadi di airport dimana si pemeran utama yang satu mengejar si pemeran utama yang satu lagi, kemudian mereka berpelukan dan berciuman, dan hidup bahagia selamanya.

Entah kenapa juga, gw gak pernah loh mengalami kejadian berkesan di airport. Mungkin kisah cinta gw gak dramatis2 amat sampe gw harus kebut2an ke airport mengejar si cinta. Atau kalo mengingat tingkat kemalasan gw, paling gw akan membeli tiket low budget airline ke tempat tujuan si cinta, daripada repot2 mengejar dia di airport hihihi..

Yang sering kejadian ama gw adalah mengejar flight, seperti yang terjadi tadi siang. Jam 10 pagi gw baru berangkat city tour ama temen2 kantor. Jam 12 makan dimsum yang oke banget (ini aja sampe 2 kali pindah resto demi mendapatkan dimsum yang 'free flow'). Jam 12.45 ke tempat beli oleh2. Jam 13.20 gw sampe airport. Flight gw jam 13.45.

Sampe airport, di depan gw ada rombongan politikus berseragam. Seperti yang kita ketahui bersama, warna partai politik kan norak norak ngenjreng gimana gitu. Dan warna itu, sangat tidak cocok jadi jas. Jadi bayangkan rombongan bapak2 dengan jas warna gak penting, mengawal 1 orang yang sepertinya orang penting (buat mereka). Si orang penting ini, tentunya merasa penting, jadi dia berjalan agak slow motion. Sementara gw di belakang mereka, ribet dengan tas baju, tas laptop, dan 1 kardus oleh2, berusaha menerobos tapi susah.

Mungkin yang bikin gw agak sabar menghadapi mereka adalah kenyataan bahwa gw dulu pernah khilaf mencoblos partai ini di pemilu hahaha..

Sukses melewati geng partai tadi, gw dan partner kerja berlari2 ke check in counter, diomelin ibu2 petugas check in counter karena datang telat, bayar airport tax, salah masuk gerbang (kok ya mau ke imigrasi sih), dan akhirnya berhasil masuk antrian ke pesawat! Yeah we made it!

Oke gw gak pengen sok2an beradegan drama romantis di airport lah. Yang penting gw pengen gak pernah ditinggal pesawat hehehe..

Tuesday, January 15, 2008

From Room 307

It's so boring here.

I usually enjoyed my work trip. I don't know what happened to this one. I couldn't sleep at night. I couldn't do my 'morning business' properly. And this hotel serves not a very nice coffee.

Spending my whole day in meeting room only makes things worse. And these people I had the meeting with, they smoke in an air con-ed room!

So I called a good friend of mine from college who happened to be a manager in a well-known national bank in this city. We walked to a small restaurant near my hotel. I usually don't walk much but I enjoyed it walking here. The streets were clean and quiet. We talked about the good old days and made a good laugh about it. Talking about the past is always nice, no matter how stupid we were back then. Maybe because we -somehow- survived :)

And the best part is, I finally had a decent coffee.

Sunday, January 13, 2008

morning buzz

Duh sebenernya nggak banget ya minggu pagi begini eksis di dunia maya. Tapi ya sudahlah. Secara di rumah cuman ada gw dan asisten rumah tangga yang sedang sibuk bekerja.

Tadi pagi gw dibangunkan secara paksa jam 6 pagi, padahal gw baru tidur jam 12 malam. Waktu tidur 6 jam jelas kurang buat gw yang punya standar minimal jam tidur cukup mewah: 8 jam. Kalo kurang tidur, akibatnya gw masuk angin, jadi pengen kentut melulu. Untung tadi nyokap cuman minta dianterin ke rumah sodara yang mau kawinan di Benhil. Perjanjiannya, nyokap dan sepupu2 gw di-drop aja. Jadi gw pun pergi hanya menggunakan piyama, toh gak bakalan turun dari mobil. Gw lupa kalo nyokap gw kadang2 bisa menjadi manipulatif, entah disengaja ataupun tidak.

Sampe di lokasi, nyokap ngajak gw turun sebentar buat ketemu tante gw. Ya udah gw nurut aja, paling salaman ama ngobrol sebentar. Ternyata tante gw masih mandi, terpaksa gw duduk2 sebentar sambil ngemil nasi guri. Lama2 orang2 mulai berdatangan dengan pakaian rapi khas mau ke acara kawinan. Gw menjadi satu2nya oknum bertampang bangun tidur, lengkap dengan setelan piyama. Coba siapa itu orang idiot yang bilang kalo wanita terlihat cantik ketika bangun tidur? Suruh ketemu gw deh! Oh iya ini ditambah dengan kenyataan bahwa gw pengen kentut melulu akibat masuk angin.

Gw udah usaha pamitan pulang aja dengan alasan harus ngejar flight siang ke luar kota, dan gw belum packing sama sekali. Tapi nyokap masih maksa nyuruh gw nunggu sebentar sampe tante gw siap. Ternyata beliau punya agenda lain, gw disuruh nganter rombongan nyokap, sepupu2 gw, dan tante gw ke lokasi akad nikah. Makin terjebak lah gw. Mau kabur juga susah, karena tiba2 ada mobil entah milik siapa parkir paralel di belakang mobil gw. Gw curiga jangan2 itu mobil disuruh nyokap gw parkir di situ biar gw gak kabur. Namanya ibu2 pemikirannya kadang2 bisa lebih canggih dari mafia tanah abang.

Setelah menghabiskan sejam lebih menjadi satu2nya manusia belum mandi-muka berminyak-baju piyama di tengah kumpulan manusia udah mandi-make up kinclong-baju kebaya, akhirnya gw bisa cabut juga, tapi sebelumnya tetep harus nganter nyokap and the gank ke lokasi akad nikah di pancoran. Dan untuk menambah penderitaan gw sepanjang perjalanan, tante gw dong, seperti tante2 pada umumnya bertanya: kapan nikah? mau sekolah dulu atau nikah dulu? kalo udah nikah jangan tinggal jauh2 ya, nanti tante susah jenguk.

Matahari bersinar terik, gw pun mengambil kaca mata hitam, menatap lurus ke depan, sambil ngomong: gak tau deh ya..

Posting ini makin gak ada pointnya ya gak sih?

Yuk ah saya packing dulu. Saya memang harus mengejar flight siang ini. Dah nek!

Wednesday, January 09, 2008

B2

Boss di luar kota. Kerjaan deadline udah kelar. So, my second posting today.

Jadi ya, tadi gw makan siang dengan geng makan siang seperti biasa. Tempat favorit kami berjudul B2, sebuah food court meriah yang terletak di pusat perbelanjaan elit di bilangan Jakarta Selatan. Kalo lagi iseng, lirik2 kiri-kanan, sukur2 sambil menyendok sesuap nasi bisa beradu pandang dengan dimas seto atau okan cornelius. Not that i'm their fan, but good looking men wouldn't hurt to see :D

Gw memesan nasi padang lengkap dengan ayam goreng dan 2 ekor udang goreng. Si O dan Mbak C memesan ayam penyet lengkap. Mbak A memesan ayam kremes lengkap. Lengkap di sini maksudnya dengan condiment nasi, lalap, dan sambal. Sambil makan, si Mbak C penasaran dengan ayam kremes versi counter sebelah yang nampak menggoda. Ok, pesen 1 ayam kremes lagi. Si Mbak A ngiler ngeliat indomie di counter depan. Ok, pesen 1 porsi indomie. Eh ada mendoan tuh. Sip, tambah 1 porsi mendoan. Sat set sat set. Selesai semua kami garap bersama.

foto2 dari google deh pokoknya

Lagi asik2nya berjuang ngabisin sisa2 ayam dan mendoan, nampak seorang penjual sop buah mengantar pesanan ke meja tetangga. Hmm, masih bisa nih. Mas, sop buah ya! Langsung hajar..!

Gw curiga ada yang lagi hamil.

candu baru

Haduh2.. saya mau membuat pengakuan.. bahwa akhir2 ini saya suka menonton acara ini:

gambar diambil dari website resminya (yang ternyata ada loh!)

Monday, January 07, 2008

Sisters

we are family
i got all my sisters with me

sister sledge - we are family

Thursday, January 03, 2008

2008 Resolution

My resolution was: stop making resolution on new years.

But then on my daily browsing, I found something better. So ladies and gentlemen, please check my new 2008 resolution:

1. Gain weight. At least 30 pounds.
2. Stop exercising. Waste of time.
3. Read less. Makes me think.
4. Watch more TV. I've been missing some good stuff.
and the best part is:
5. Procrastinate more. Starting tomorrow.

You know since I've always failed in my previous new years' resolutions, I think it's time to start making negative resolutions in order to achieve positive results. Contra resolution I may say.

Okay I really should stop making resolution. It got me nowhere anyway.