Monday, July 30, 2007

Angka kelahiran

Angka kelahiran 4 (lahir pada 4,13,22 dan 31 bulan apa saja).
Yang dicari bukanlah emosi yang hebat, karena kamu berpikir dengan kepala dan bukan dengan hati.
*setuju, gw lebih sering ngikutin logika daripada hati*
Kamu tipe yang kurang senang memperlihatkan hasrat pada orang lain, karena lebih senang menyimpan segala sesuatu untuk diri sendiri.
*setuju, gw agak introvert dalam beberapa hal. ehm, banyak hal ding :D*
Dari semua angka kelahiran, kamu yang
paling banyak punya teman daripada yang lainnya.
*tidak setuju, gw agak susah berteman. lebih sering autis daripada peduli sekitar.*
Aquarius adalah orang yang tepat bagi untuk membina hubungan.
*i've tried, but it didn't work well. so, i disagree for a while*
Yang terpenting dalam asmara anda adalah persahabatan.
*maksudnya gw harus pacaran ama sahabat gw? ;)*

Friday, July 27, 2007

stupid behaviors caught on theater

Kita mulai dari kejadian di Cilandak 21, waktu gw nonton The Da Vinci Code. Seharusnya sebelum menonton sebuah film yg diadaptasi dari novel, setiap orang membaca novelnya dulu. Karena biasanya sebuah novel (apalagi sekelas The Da Vinci Code) baru selesai dibaca berhari2, dan itu harus diterjemahkan menjadi 2 jam saja. Kalau salah seorang penonton nggak baca bukunya, yg terjadi adalah partner nontonnya akan menjadi pencerita sepanjang film. Dan situasi ini makin parah seandainya si partner nonton adalah lelaki yg sedang melakukan pendekatan terhadap wanita yg tidak mengerti cerita The Da Vinci Code. Si lelaki akan senang hati bercerita panjang lebar, sambil sesekali mengorek keterangan pribadi tentang diri si wanita, misalnya: "kamu kalo liburan prefer eropa atau amerika?". OMG. Why don't u two just hang out at some citos' coffee shop?

Kejadian lainnya adalah waktu gw nonton the photograph di PIM 21. Waktu itu hari nomat, tapi semua film sold out kecuali the photograph. Akhirnya serombongan abg yg keukeuh pengen nonton pun memutuskan nonton film apa aja yg available, ya the photograph itu. Padahal segmen penonton the photograph sepertinya adalah penonton film serius. Gerombolan abg ini mulai mencuri perhatian sejak kehadiran mereka yg ramai, banyak omong, suka cekikikan. Salah seorang mas2 penonton yang nampak serius menonton langsung ngomong kenceng ke arah abg2 itu: "gobloook.. berisik!" Kejadian ini berulang 2-3 kali. Tidak lama kemudian, terdengar bunyi handphone cukup kencang, dan diangkat pula! Ngobrol pula! Siapakah pemilik handphone itu? Si mas2 yang tadi teriak ke arah abg! Siapa yg goblok ya sebenernya?? Anyway the worst part is, handphonenya tetep nggak di-silent, dan kemudian berbunyi lagi, dan kemudian dia ngobrol lagi. Temen gw gak tahan untuk akhirnya melihat si mas2 dan berkomentar: "gobloooookkkk...!"

To be fair, gw juga pernah melakukan stupid behavior. Waktu itu gw nonton festival sinema Perancis di Djakarta XXI. Dalam bayangan gw dan partner nonton, kita mengharapkan film drama romantis dengan setting keindahan panorama Perancis. Ternyata kita salah pilih film. Transylvania adalah film dengan jalan cerita yg aneh dengan setting negeri yg gak ada indah2nya (at least in the movie), Rumania. Gw bosen setengah mati tapi males keluar, karena siapa tau tiba2 filmnya menarik. Akhirnya gw ngobrol ama partner nonton. Ngebahas yg gak penting. Mulai rasa pop corn yg terlalu asin sampe jenis obat yg diminum ama pemeran film. Sebenernya kita nonton berempat, tapi 2 temen gw yg lain kok kayak pura2 gak kenal ama gw and partner nonton/ngobrol itu. Ternyata setelah film selesai, 2 temen gw itu cerita kalo sebenernya orang2 pada ngeliat ke arah gw and partner nonton/ngobrol yg berisik banget. Bahkan ada yg ber-"pssssstt!" ke arah kita. Emang kitanya aja yg gak nyadar. Well anyway if you -by any chance- were in the theater when i did that stupid behavior, i apologize :)

Wednesday, July 25, 2007

about moving on

Salah seorang temen baik gw punya quote favorit yang diambil dari film prime:
"in life, you love someone, you learn, and you move on"

Tidak selamanya suatu rasa cinta bisa diperjuangkan dalam sebuah hubungan. Terkadang hubungan itu harus berakhir, terlepas dari kenyataan apakah rasa cinta itu masih ada atau tidak.

Dan seringkali, kita terlalu dipusingkan dengan tahap moving on. Kita merasa bahwa kita belum berhasil melakukannya. Kita sering terbentur pada pertanyaan: "what should i do to move on?"

Biasanya yang terjadi adalah kita menyibukkan diri. Cari kegiatan baru. Cari teman2 baru. Padahal itu bukan inti dari moving on. Itu hanya pengalihan perhatian sementara.

Toh memang kenyataannya hidup terus berjalan. Jarum jam terus bergerak tanpa menunggu kita untuk bisa melupakan kenangan lama. Deadline pekerjaan terus mendesak tanpa menunggu kita memaafkan kesalahan di masa lalu. Cicilan rumah terus berbunga tanpa menunggu kita menghapus semua keinginan yang tidak pantas lagi diinginkan.

Lalu tanpa kita sadari, ternyata waktu memang telah menyembuhkan segalanya. Waktu mengajarkan kita untuk melupakan kenangan, memaafkan diri sendiri, dan menghapus semua keinginan lama.

Tidak ada seorangpun yang bisa memberikan kiat khusus untuk move on. Tidak therapy, tidak hipnotis, juga tidak menghapus memory seperti jim carrey lakukan di eternal sunshine of the spotless mind.

Juga tidak ada seorangpun yang bisa menjamin bahwa kenangan dan keinginan lama itu akan muncul sewaktu-waktu, dengan trigger sederhana. Mungkin berupa sebuah lagu, selembar foto, atau sebuah pertemuan tanpa rencana.

Tapi kalaupun itu terjadi, kita akan baik2 saja. Karena in life we loved someone, we learned, and we (eventually) are moving on.

*Dedicated to those who are trying to move on. You'll survive!
*And no, it's not based on my personal experience :P

Monday, July 16, 2007

kantong plastik vs. ubur-ubur

Weekend kemaren gw jalan ama temen2 baik gw. Adit, delia, and dj yg lagi pulang ke jakarta. Si dj ini sekarang lagi concern banget ama lingkungan. Dia mulai mengurangi pemakaian kantong plastik. Bahkan waktu kemaren dia beli sepatu, dj menolak bungkus plastik dari mbak2 penjualnya. Dia rela bawa2 kotak sepatu keliling mall sampe kita pulang. Untung merknya bagus jadi kita gak malu jalan ama orang yg bawa2 kotak sepatu :)

Ternyata menurut dj, kantong plastik yang dibuang ke laut itu berbahaya bagi penyu. Banyak penyu yang mati gara2 memakan kantong plastik. Penyu2 itu mengira kalo kantong plastik itu adalah ubur-ubur.

Selanjutnya adalah kebodohan gw.

Gw: loh? emang kantong plastik warnanya ijo? kok bisa mirip ama ubur-ubur sih?
Delia: nyay, ubur-ubur warnanya transparan, kayak plastik.
Gw: ouh.. maklumlah gw kan anak IPA, gak belajar geografi.
Adit: ubur-ubur itu dipelajari di biologi.

Gw nyengir.
Kenapa dalam bayangan gw ubur-ubur warnanya ijo ya? Kayaknya gw ketuker antara ubur-ubur ama rumput laut.
Rumput laut warnanya ijo kan?

Tuesday, July 10, 2007

puzzle of singapore


Without the merlion, esplanade, or raffles statue, would you believe that it is singapore?
*of course you would if you -not like me- go there a lot :D*

Planning awal gw sih cuman mau jalan2, karena gw suka kota singapore. Bersih, modern, nyaman, dan makanannya cukup bisa gw terima. Gak usah ke orchard. Cukup citywalk, river cruise, ke museum, makan old chang kee, makan chicken rice, ngopi di pinggir jalan, dan puas2in naik MRT sambil mimpi suatu hari Jakarta juga bisa punya alat transportasi kayak gitu.

Tapi planning tinggal planning. Emang niat jalan2 cukup terpenuhi. Tapi siapa sih yg bisa melawan nafsu belanja? :P

Monday, June 25, 2007

Birthday present (2)

A good friend of mine, Benu, sent me birthday present(s) from chicago:

1. The OC t-shirt
He went to newpoert beach, CA, last month. We were supposed to go there on my bday, but shit happened. I had to cancel my trip, but i went to bali instead. That's close *maksa*
2. Newport Beach postcard
It's enough to make this place a die die must go. hehe.. Thanks to the OC tv series by the way.
3. Peets coffee, 2x@247 grams
Recommended by Oprah. The coffee shop is just couple blocks away from Benu's apartment. Cool. Too bad he's not a coffee person :P Anyway now i can have another decent coffee every morning. It's not instant coffee like n**c**e, so i need to work extra on my morning coffee.
4. Peets coffee's tumbler
Just what i need to replace my old good-day-moccacino tumbler :)

It's kinda funny how i connect to this guy. I've known him since junior high, we were in OSIS (do they still have OSIS nowadays? :P). We also went to the same senior high school. But we never really friends. We just happened to know each other back then.
After finishing college separately, we met again in Gatot Subroto. My office was 2 buildings away from his.
And then after Buka Puasa Bersama in 2005, he's one of my best friend, until now. Although he's now working in one of the world's largest cheese industry Chicago, while i'm doing same old thing in Pondok Indah :P

He used to bring 1 starbucks tumbler to his office so he could fill with moccacino or cappucino from his office's coffee machine, and we share the coffee on the way back home from work. 1 tumbler for 4-5 persons :P But now i realize that it's not easy to fill the tumbler. The coffee machine (like the one i have in my office now) can only give u 1 small aqua cup every time u push the button. So Benu had to do it 3-4 times to fulfill the tumbler. Hahaha.. Good job, bro.

Well, thank u Benu. Happy Birthday to you too. I'll c u around soon, before you continue ur career path in another wonderful country may be? ;)

Thursday, June 21, 2007

surat yang tak pernah sampai*

Betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.

Tidak ada sepasang mata lain yang mampu meyakinkanmu bahwa ini memang sudah usai. Tidak ada kata, peluk, cium, atau langkah kaki beranjak pergi, yang mampu menjadi penanda dramatis bahwa sebuah akhir telah diputuskan bersama.

Atau sebaliknya, tidak ada sergahan yang membuatmu berubah pikiran, tidak ada kata ‘jangan’ yang mungkin, apabila diucapkan dan ditindakkan dengan tepat, akan membuatmu menghambur kembali dan tak mau pergi lagi.

Kamu pun tersadar, itulah perpisahan paling sepi yang pernah kamu alami.

*taken from filosofi kopi, dee.

Monday, June 18, 2007

Birthday present

I used to think that celebrating birthday is no longer fun when we hit the twenty something. Now i figure that it's not entirely true. For me, i still can feel the fun. The excitement of living another year. But it's little bit different now. The excitement comes with a great fear. A fear of commitment for instance.

As my birthday present, i granted myself a big commitment on last june 4th. It scares me thinking that i'm gonna have a big responsibility for another 10 years. But i'm giving it a try.

Bismillahirrahmanirrahiim.

Monday, June 11, 2007

puzzle of bali (part 2)

Mengejar matahari, atau mengejar terbenamnya matahari mungkin lebih tepat.

Berada di pulau yang banyak menyajikan pantai dalam menu wisatanya, maka mengejar terbenamnya matahari adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Sempet tercetus ide untuk mengejar terbitnya matahari. Tapi gw tau limit gw. Berdasarkan pengalaman di tempat dengan selisih waktu 1 jam lebih cepat dibanding Jakarta, bangun pagi adalah mukjizat. Bangun subuh untuk mengejar sunrise adalah musibah. Dan bener aja, gak pernah sekalipun kita bangun tidur sebelum matahari naik. Eh, bukan kita, tapi gw maksudnya. Soalnya gw selalu bangun paling siang :)

Jadi kami memaksimalkan waktu mengejar sunset aja. Di kuta, tanah lot, dan dreamland. Semuanya indah. Kamera tidak mampu mengabadikannya dengan lebih indah dibanding mata manusia. You should be there yourself, right?

Moment sunset yang sering diidentikkan dengan hal2 romantis, juga menimbulkan sisi2 romantis di antara kita. Sialnya, kita semua perempuan, dan pacar2 kita (bagi yang punya pacar) sedang tidak ada di sana. Akibatnya? Hmm.. Like wise man say, if you can be with the one you love, love the one you with. Foto2 bukti eksperimen mungkin nanti diupload, kalo kita udah siap dengan resiko yang mungkin timbul, berupa sanksi moral atas pelanggaran norma kesusilaan, atau simple: diputusin pacar.

puzzle of bali (part 1)

One thing i would like to have during vacation is a great partner. On my last bali trip, i had 6 great partners. Some are great at photography, some are great at bargaining (shopping in sukawati and poppies lane can be so hard my friend..), some are great at talking to our driver, some are great at reading maps, and some are great at making stupid things to laugh at :)

Anyway, i read this at the wall of hardrock cafe kuta. A quote from the Beatles.
"And in the end, the love we take is equal to the love we make"
Nice :)

Friday, June 08, 2007

euphoria of dreamland sunset

on my birthday, june 4th.

Monday, May 28, 2007

puzzle of lombok


Lombok, Mataram, NTB. A great place to have "back to nature" kind of vacation. Just relax, and do nothing..

Tuesday, May 08, 2007

sial!

pernah ngerasain ketiban sial?

contohnya nih...

partner kerja A, lagi ke Medan untuk launching HSDPA.
partner kerja B, sakit.
partner kerja C, cuti kawin.

secara ini team cuman 4 orang, jadilah gw sisa sendiri.

jam 3 sore si bos manggil gw ke meja kerjanya, ngajak meeting sebentar, dan gw melihat ada nama gw tertulis di selembar kertas.
gw ketimpa kerjaan!
kerjaan yg gak pernah gw urusin secara itu bukan area gw, dan gw gak tau riwayat databasenya gimana, dan si bos nungguin kerjaan itu buat bahan meeting lusa.

utak atik, error melulu. TCP sialan!

sampe dua alis gw nyaris rapet gara2 mikir melulu. untung gw cerdas. akhirnya errornya hilang. (cerdas=menggunakan excel dengan cara keledai)

giliran mau di-simulasi, lamanya setengah mati! *sambil ngelirik ke layar TCP: transmitters predicted: 348 of 447*

masih lama.

abis itu pathloss matrix.

abis itu coverage plot.

itu juga kalo gak ada error2 lagi, secara tadi databasenya gw bikin dari awal pake asumsi gw.

iiih.. gw ngomong apa sih.. mulai gak jelas.

pengen pulang. ke kasur yang empuk. ke ac yang dingin. ke dua bantal dan dua guling yang menenangkan.

screw u TCP! i'm going home. i'll c u tomorrow wae lah!!

Friday, May 04, 2007

LDN babe!

You Belong in London

A little old fashioned, and a little modern.
A little traditional, and a little bit punk rock.
A unique soul like you needs a city that offers everything.
No wonder you and London will get along so well.

Tuesday, April 24, 2007

museumwalks in jakarta springtime

other parts of jakarta. the unexplored ones. at least for me :)
i'd love to call it "museumwalks in jakarta springtime." though we don't have spring here, but let's just pretend that we have one. but wait! we do have spring here. we call it spiring berdua :)

Thursday, April 19, 2007

bank capek antri

Betapa mengurus sebuah tabungan bisa menjadi proses yang sangat menyebalkan. Maaf, posting kali ini akan menggunakan banyak kata2 ”tolol”.

Gw nganterin adek gw buka tabungan di BCA. Begitu masuk, si satpam ngasih nomor antrian ke adek gw, nomor 31. Setelah hampir 1,5 jam nunggu, no 31 dipanggil. Ternyata ada 2 orang yang mendapat nomor 31, dan adek gw mengalah membiarkan ibu2 yang dapet nomor 31 lainnya untuk duluan menghadap customer service.

Logika semua manusia pintar di muka bumi adalah, setelah ibu2 tadi harusnya giliran adek gw dong?? Apalagi adek gw udah maju bareng2 si ibu itu ke meja CSO, dan dua2nya menunjukkan bukti nomor antrian 31. Yang terjadi malah si CSO tolol menyuruh satpam memberi nomor antrian baru ke adek gw (nomor 35 aja gitu!!), nyuekin keberadaan adek gw dan memanggil nomor 32 seolah2 adek gw gak ada di depan matanya. Adek gw protes. Si CSO itu malah manggil satpam yang tadi ngasih nomor antrian dan bilang: ”gimana nih..? dia gak mau jadi urutan 35!”

Si satpam berusaha ngasih adek gw formulir pendaftaran biar bisa diisi dulu. Ini juga tolol karena kalo bisa begitu kenapa nggak semua nasabah yang mau buka rekening sejak awal dikasih formulir buat diisi duluan?? Padahal begitu buka pintu bank si satpam kan nanyain tujuan kita ngapain ke bank. Kan bisa lumayan ngirit waktu.

Selesai ngisi formulir, si CSO lagi2 memanggil nomor berikutnya yaitu 33. Dia tetep nyuekin keberadaan adek gw. Padahal jelas2 adek gw dateng lebih dulu daripada nomor 32 dan 33. Aneh banget deh dia. Kayaknya benci banget ama gw dan adek gw.

Karena kita terus nongkrongin di depan mejanya dia, akhirnya salah satu dari duo CSO tolol itu ngomong gini: ”ya udah deh sini! Ntar nangis lagi..!”

Bayangin omongan sinis kayak gitu keluar dari mulut seorang Customer Service Officer sebuah Bank sekaliber BCA, dan sebenarnya kesalahan bukan pada nasabah, tapi akibat ketololan sesama pegawai BCA. Kalo gak inget betapa malasnya berurusan administrasi ama bank, gw udah pengen ngerobek itu formulir aplikasi di depan muka duo CSO itu.

Masalah muncul lagi waktu memilih jenis kartu ATM. Adek gw memilih kartu gold, tapi si CSO maksa pake silver aja dengan alasan ”kamu kan masih pelajar, lagian biaya administrasinya mahal loh..”. Adek gw masih keukeuh dan menjelaskan kenapa dia perlu yang gold, eh si CSO ngotot silver aja. Ya udah deh silver aja, kita ngalah. Walaupun sebenarnya kan bukan hak dia ngatur2. Toh biaya administrasi kita yang bayar. Lagian kalo misalnya gw adalah orang tua yang tajir mampus pengen transfer uang jajan bulanan 150 juta ke rekening anak gw yang belum bekerja, sehingga gw pengen bikin kartu ATM platinum atau BCA prioritas sekalian.. apa urusan lo?? Suka2 gw dong!

Eh ujung2nya dia malah bilang: ”jadi mau yang gold aja nih? Ya udah bikin yang gold juga gak papa”

See? Tololnya nongol lagi.

Akhirnya proses menyebalkan selama 2 jam itu selesai. Dan tidak ada permintaan maaf sama sekali atas perlakuan mereka.

FYI, kejadian ini terjadi di BCA Taman Galaxy Bekasi, dengan duo CSO bernama Rizna Novita (atau Rizka? Gw lupa..) dan Onny. Semoga Tuhan mengampuni mereka.

Friday, April 13, 2007

that's all*


I can only give you love that lasts forever,
And a promise to be near each time you call.
And the only heart I own
For you and you alone
That's all,
That's all...

I can only give you country walks in springtime
And a hand to hold when leaves begin to fall;
And a love whose burning light
Will warm the winter's night
That's all,
That's all.

There are those I am sure who have told you,
They would give you the world for a toy.
All I have are these arms to enfold you,
And a love time can never destroy.

If you're wondering what I'm asking in return, dear,
You'll be glad to know that my demands are small.
Say it's me that you'll adore,
For now and evermore
That's all,
That's all.

ahhh..
aku sedang [ingin] jatuh cinta.

*lagu lama, dipopulerkan oleh banyak penyanyi, favorit gw adalah versinya michael buble in his self-titled album.

Wednesday, March 28, 2007

Numbers are not like people

Melalui ajang silaturahmi dunia maya (baca: Yahoo Messenger), gw mengalami perbincangan dengan salah seorang temen gw. Dia ini sekarang lagi jadi Mr. Apatis yang gak percaya ama cinta. Penderitaannya jadi lengkap dengan proses pengadilan perceraian yang menguras emosi dan tenaga. Jadi inilah perbincangan antara manusia yang kehilangan cinta dengan manusia yang belum menemukan jalan menuju cintanya :)

*status YM gw: numbers are not like people. i can count on them*

dia: u can't count on people ya? hehehe
gw: emang begitu kan?
dia: but u're right...
gw: td mlm gw nonton film ttg orang autis gt
gw: dia obsessed with numbers
gw: alasannya ya itu.. numbers are not like people.. hehehe.. dlm bgt ya..
dia: iya...
dia: tp bener juga nyay..
dia: u can't count on people...
dia: film apa judulnya nyay?
gw: mozart and the whale
gw: apa whale and mozart?
gw: hihi.. gw lupa
gw: yg main josh hartnett
dia: ooo...

*tiba2 ngomongin pacar barunya rory gilmore*

dia: ganteng dan tajir...all that a woman need ya?
gw: belum tentyuu...
gw: klo buat cewek, ganteng itu bonus
gw: dapet syukur.. gak dpt ya gpp juga..
gw: klo cowok kan kyknya harus ya dpt yg cantik hehe..
dia: hehehe
dia: gw ga butuh wanita ya nyay?
dia: wanita cuma menambah sakit aja...
gw: nambah sakit tp nambah seneng juga kan?
gw: setiap kt dpt sesuatu kan pasti ada resikonya
gw: termasuk dpt istri
gw: hihii
dia: tapi tajir harus ya?
gw: duh klo pake kata tajir kesannya kok gimana gitu ya..
gw: istilahnya gini nih klo gw baca di imel2
gw: saya nggak butuh yg punya pekerjaan tetap, tp bersedia untuk tetap bekerja
gw: yah namanya hidup masa mau modal cinta doang.. hihihi..
dia: iya betul..
dia: setuju...
dia: gw lg ga semangat niy...
gw: after all u've been thru.. ya iyalah gak semangat
gw: eh tp gw jg gak semangat.. hihihi.. nular kali dr lo
gw: gw cuman semangat pas jam makan siang ama sabtu-minggu
dia: heheehe....
dia: lo siy kapan semangatnya..
dia: klo jalan2 doank semangatnya
gw: hahaha.. iya nih..
gw: mungkin gw hrs menganggap kerja sbg ibadah kali ya
gw: gw ke atas dulu ya
dia: nyay..loe mau bunuh diri???
dia: jangan nyay....
gw: nggak lah.. gw ga mau bundir sblm punya anak sholeh/sholehah
dia: hehehe
dia: salah loe
dia: loe skip satu fase
dia: fase punya suami soleh..
dia: hihihihi
gw: yah itu satu paket lah..
gw: soalnya klo kita mati, doa yg msh manjur kan dr anak2 yg sholeh
dia: hehehe
gw: bukan dr suami sholeh
gw: hahaha..
dia: ngeles aja loe...
dia: hehehe
dia: tp khan surga istri di bawah tlapak kaki suami
gw: nice point
gw: baiklah klo gt deal ya 1 paket suami-anak2 sholeh
gw: tp klo mau dpt suami sholeh hrs jd istri sholehah dulu ya kaan..
dia: iyaaaaaa......
dia: hehehehe
gw: eh knp sih cowok itu pantang menyerah bgt ya?
dia: ya emang itu fitrahnya nyay..
gw: if a man loves a woman, nothing can stop him.. if he doesn't love a woman, nothing can make him stay
gw: hehe..
gw: emang cowok itu percaya bgt ya klo cinta bs dateng belakangan?
dia: gw ga percaya tu...
gw: gw jg nggak sih.. menurut gw itu kompromi
dia: tp hati2..itu cinta atau obsesi..
gw: atau cowok bs nerima kompromi? it doesn't matter she loves me or not.. as long as she's with me
gw: cinta atau obsesi ya..? beda tipis kyknya
dia: ya itu, hati2 makanya nyay...
dia: klo krn obsesi nanti bgitu dia dapetin loe udah de... bisa2 ditinggalin...
gw: hmm..
gw: kta taunya drmana ya?
gw: klo soal pantang menyerah doang itu gak ngebuktiin apa2 ya?
dia: klo kata gw si ngga...
dia: (jahat ya gw...)
gw: ouw..
gw: abis klo di film2 kan gt biasanya
gw: ini cowok sabaaar bgt.. nungguin.. ceweknya udh gonta ganti pacar msh ditungguin
gw: smp akhirnya ceweknya luluh jg
gw: tp biasanya endingnya di situ
gw: gak dijelasin abis itu ceweknya ditinggalin apa nggak
dia: huahahahaha
dia: good point!!
dia: loe udah nonton ALEXANDRIA khan, film junjungan kita?
dia: klo ditanya ama gw bdain cinta sama obsesi gw juga bingung nyay jawabnya...
gw: iya
gw: soalnya biasanya klo udh cinta pengennya memiliki
gw: nah klo udh terlalu ingin memiliki jdnya ya obsesi
gw: ya gak sih..
gw: duuh.. asik2 teoriii aja
dia: tp percaya d nyay..follow ur heart..
dia: huaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhh
dia: love sucks!!!
dia: don't trust in power of love!!
gw: hahahaha...
gw: ayo
gw: maki2 sepuasnya!
dia: hehehehe
gw: klo kata buku testpack sih, love is bullshit, all u need is commitment
gw: hihii..
gw: tp gw msh percaya ah.. manusia kan suka yg indah2.. yg penuh mimpi dan angan2.. itulah cinta..
gw:
dia: iya...
dia: iya...
gw: iya-nya smp 2 kali gt
dia: hhehe
dia: speechless gw nyay....
dia: lg ga percaya sama yg namanya cinta...
gw: well it's a phase. gw kadang2 jg suka gt. gak percaya lg
gw: abis tiap gw jatuh cinta ama orang.. he doesn't love me back. so what's the point.
gw: hehe..
dia: sama donk kita...
gw: hahaha.. meratapi nasip lah!
dia: nyay...masih hidup?
gw: lagi nyari2 spot buat terjun dr lt 9
gw: abis pembicaraan ini begitu berat
gw: hihihi..
dia: huahahaha
dia: tenang nyay...
dia: lov will find u in whatever way....
dia: huhahahahaha
gw: halah gaya lo!
gw: yah u too deh
dia: blm balik nyay?
dia: hihihihihihi
gw: maksud looo..? sejak kpn gw jd pegawai negeri..
gw: sholat dulu ah
dia: daaaaahh...
dia: softball dulu niy....
gw: bagoooos
gw: go kick some ass!
dia: heheheheyeh
dia: daaaaaggggggggg

Monday, March 26, 2007

apartemen vs. coklat

sehabis makan siang di mall sebelah, gw dan rekan kerja jalan2 ke skywalk yang menghubungkan mall 1 dengan mall 2. ternyata lagi ada pameran property kecil2an. si temen gw semangat banget langsung ngambil2 brosur dan liat2 maket rumah. gw sih tadinya males, sampai gw melihat maket gedung2 menjulang. apartemen.

gw pengen beli apartemen. pengen dalam arti ingin, bukan pengen dalam arti akan. bukannya mau gaya2an sih. cuman selama 24 tahun hidup gw kan gw tinggalnya di rumah melulu. mungkin tinggal di apartemen seru juga.

gw datengin apartemen 1. lokasinya di daerah permata hijau. gw liat2 brosur dan maketnya. bagus deh. gw tertarik. tapi gw gak berani buka halaman kedua brosurnya, soalnya isinya daftar harga jual. dengan segenap rasa siap patah hati, gw lirik halaman harga. paling murah 1,5M. sambel!

apartemen berikutnya nampak oke dengan harga yang lebih masuk akal. well sebenarnya harga 900 juta pun nampaknya masuk akal setelah sebelumnya melihat harga 1,5 M hehe.. tapi lokasinya lippo cikarang. ouw.

ya udah gw menyerah lah. cukup liat2 apartemennya. siapin amunisi dulu sebelum berperang lagi dengan apartemen2 sialan itu.

on the way back to office..

wah ada bagi2 coklat di counter apartemen yg lokasinya di kelapa gading. maaan, kelapa gading? gak masuk nominasi gw untuk nyari lokasi tempat tinggal sih.. tapi yah gpp lah kita hampiri. ngeliat maket dan brosur, tanya2 harga, tanya2 kondisi banjir, dan diakhiri dengan tujuan awal gw ke counter itu: minta coklat.

lupain aja deh apartemen2 itu! makan aja coklatnya.. hihihi..

hmm.. gw jd bertanya2 apa tujuan mereka bagi2 coklat ya? kalo menurut analisis gw sih, karena coklat itu bersifat menenangkan, para sales itu berusaha meredam rasa kaget seorang manusia seperti gw yang gak siap ngelihat harga apartemen yg begitu mahal.

p.s. i changed my profile image. nice huh? :)

Monday, March 12, 2007

[no subject]

tiba2 gw kepikiran..

"misalnya lo udah tau kalo suatu hubungan gak akan mungkin bisa diteruskan.. apakah sebaiknya lo segera mutusin untuk menghentikannya.. atau dinikmati aja dulu mumpung masih bisa?"

dan hadirlah teman baikku dengan pencerahannya..

"emangnya kalo ngerokok harus nunggu serangan jantung dulu buat mutusin berhenti??"

thanks hun. u made my day :)