Wednesday, August 22, 2007

Puzzle of Semarang

check my flickr for more photos, if u're interested ;)

Tuesday, August 21, 2007

Cerita dari Semarang

mendarat di semarang bersama laksamana cheng ho :)

Berhubung gw nggak ngerayain 17 agustusan *wink*, jadinya long weekend 17an gw pake buat liburan ke Semarang bersama temen2 gw. Kenapa Semarang? Pertama, gw belum pernah ke sana. Kedua, gw suka banget ama gambar2 di film the photograph yg setting tempatnya adalah Semarang. Dan yang ketiga, salah seorang temen baik gw, DJ, lagi berjuang menyelesaikan skripsi di sana.

Ternyata pilihan liburan ke Semarang adalah sangat tepat. Selain memang kotanya sangat indah dengan bangunan2 berarsitektur kolonial belanda dan budaya cina, liburan kali ini menjadi penuh kejutan. Thanks to our guide, DJ.

Sampai di stasiun Semarang Tawang jam setengah 3 pagi, DJ menjemput dengan mobil kijang. Ini surprise pertama, soalnya selama di Jakarta si DJ gak pernah nyetir. Ternyata dia bisa nyetir toh. Hihi..

Di dalam mobil, kita dikasih 1 botol air mineral yg labelnya udah dicopot, diganti dengan label bikinan DJ bertuliskan nama kita masing2. Another surprise. Cool. Lanjut dengan traktiran nasi ayam simpang lima yang enak dan menghangatkan perut yg gak makan malam gara2 nungguin tukang nasi pecel di kereta yg ternyata gak muncul2. Abis makan nasi kita sempetin dulu untuk mampir sebentar di Gombel, melihat Semarang night city view dari atas bukit. Berasa di holywood deh hehe..

Jam setengah 5 subuh, cewek2 dianter ke rumah temennya DJ, Yovi. Rumahnya keren dan nyaman banget. Dan dia tinggal sendiri ditemani asisten2 rumah tangganya! Hoho.. Sedangkan yang cowok2 nginep di kostnya DJ. Gw langsung tidur dan bangun kesiangan saat cowok2 itu udah dateng ngejemput kita :)

Jam setengah 8 pagi abis gw mandi kita sarapan di rumah Yovi. Asisten rumah tangganya udah nyiapin nasi goreng yang enak plus teh manis hangat. Hajar!

Selesai makan, kita ke mobil untuk tour hari pertama. Surprise berikutnya menanti, berupa goody bag buatan DJ! Tas coklat yang dijahit khusus dengan bordiran nama kita masing2. Isinya? cemilan berupa coklat dan biskuit2, dan sebuah guide book Kota Semarang yang lagi2 dibuat oleh DJ. Bahkan di tiap cover guide book ada foto kita yang dia ambil dari friendster. Ouuw.. so sweet..

Tour hari pertama diisi dengan kunjungan ke vihara buddha watugong, museum kereta api, losari coffee plantation, eva coffee house, sate sapi pak kempleng, es krim lind's, gereja blenduk di kota lama, lawang sewu (uji nyali nih.. dapet salam dari harry pantja!), mesjid agung semarang, dan bebek goreng pakne heksa. Selesai dinner tiba2 DJ ngasih kita surprise lagi berupa kertas pink yang ternyata adalah voucher all you can drink di Buket Coffee and Jazz, sebuah coffee shop milik temennya DJ. Hihiyyy! Ngopi sepuasnya sambil ngobrol dan main kartu sampe tengah malam. Mengasah kembali kemampuan main capsa gw :)

Hari kedua abis sarapan indomie+telor (lagi2 bikinan asistennya Yovi), langsung lanjut dengan brunch Nasi pecel Bu Sumo. Dengan tenaga full, kita lanjut menuju kuil Sam Pho Kong dan foto2 di sana. Abis dari situ niatnya mau ke kapal Laksamana Cheng Ho di daerah Pecinan, tapi gangnya kelewatan and kita males balik lagi. Macet bo :P

Yang ada malah minum aneka jenis es yang seger di es merem, terus makan siang soto kudus kayak orang kesetanan, dilanjutkan dengan beli oleh2 bandeng juwana dan kue mochi.

Sore2 kita jajan rujak dan gorengan anak SD (bukan anak SD goreng maksudnya :P). Balik ke rumah Yovi, ngemil sambil main kartu di saung samping rumahnya. Mengasah kembali kemampuan main truf gw :)

Lagi lemes2nya karena kecapean dan kekenyangan, datanglah surprise lanjutan. DJ mengeluarkan kertas hijau. Kali ini voucher dinner sepuasnya di The Brux bistro, cafe punya temennya DJ. Dan saudara2, the Brux ini keren sekali!! Kita disambut hangat oleh pemiliknya, Marcel, a very charming young entrepreneur ;) Diajak liat2 bagian dalam sampe belakang cafe, dan ngeliat showroom jualan produk2 interior hasil designnya Marcel. Gw suka suasana nyaman yang berhasil diciptakan di cafe ini. Halaman yang luas, orang2 yang bersahabat dan saling sapa, pelayan yang ramah, plus barbeque outdoor yang bikin kesan homy banget. Di sini kita ketemuan and dinner bareng Ara, pemilik mobil kijang yang kita pake selama jalan2.

Jam setengah 11 malam kita udah di stasiun, menanti kereta pulang ke Jakarta. Bye DJ.. Thanks for everything bro! Dan ayo buruan wisuda! Dan 1 lagi, coba ya hobi bakar uangnya dikurangin..

Tuesday, August 14, 2007

Sorayya Gilmore ;)

2 minggu lalu gw selesai nonton Gilmore Girls season 7. Dan ternyata itu season terakhir. Nobody told me that! I wasn't prepared. And I cried at the final episode.

Gw sampe ikut daftar di petisi online "save the gilmore girls" biar TV series ini ada lanjutannya. Hehe.. norak ya? Tapi setelah dipikir2, mungkin emang udah saatnya berakhir. Rory lulus dari Yale dan putus dari Logan. Lorelai makin sukses dengan Independence Inn dan akhirnya kembali ke Luke, walaupun tetep belum menikah (she's allergic to her own wedding i reckon :P). Lane punya anak kembar. Paris ngambil med school di salah satu Ivy League. Dan friday night dinner is still on! Hah!

Sebenernya gw agak kecewa gara2 Lorelai gak jadi ama Christopher. Tapi harusnya ini udah keliatan sejak awal, bahwa pada akhirnya hanya akan ada Lorelai dan Rory, dengan Luke di belakang mereka, di tengah malam di Luke's diner. Persis seperti ending opening sound tiap episode Gilmore Girls. So I can accept that, at last. And with Amy-Dan Palladino didn't do scripwriting anymore, and Alexis didn't want to sign the contract, which was then followed by Lauren, what can we expect? :(

Anyway kalau dilihat dari plot cerita, sebenernya GG simple, nggak rumit dan penuh intrik atau dendam. Tapi dialog2nya keren banget. Mengalir, lucu, dan cerdas. Pemeran2nya sempet bt juga soalnya scriptnya tebel banget gara2 dialog2nya yg panjang dan menuntut kecepatan bicara tingkat tinggi.

Point2 lain yg bikin gw cinta mati ama GG:
1. Lorelai-Rory adalah peminum kopi. Pecandu malah! Makanya pinter :P
2. Rory suka banget baca buku. Koleksi bukunya luar biasa. So kids, reading is cool ;)
3. Pendidikan itu penting. Lorelai sampe bela2in ngutang ribuan dollar ke ortunya biar Rory bisa masuk sekolah swasta yg bagus. Rory juga ikut2an ngutang ke kakek-neneknya biar bisa masuk Yale. Dan dia berhasil.
4. You can tell everything to your mom.
5. Mereka suka banget makan banyak, dan gak gendut2!
6. Suka makan nggak harus berarti suka masak, ya toh? :P
7. It is nice to have charming boyfriend. I mean, look at Chris, Max, Luke, Dean, Tristan, Jess, and my fave: Logan Huntzberger. Enough said.

Well, I'm gilmored.

regards,
the fourth gilmore :)

Friday, August 10, 2007

morning booster

have u ever been in a super-duper-lazy-almost-weekend-morning that u decided not to come to ur office?
and then someone called. and then you talked. and then you smiled.
and the next thing you know was you were in front of your wardrobe, preparing to go to the office. just like that.

well i guess we can call that someone a morning booster :)

Monday, July 30, 2007

Angka kelahiran

Angka kelahiran 4 (lahir pada 4,13,22 dan 31 bulan apa saja).
Yang dicari bukanlah emosi yang hebat, karena kamu berpikir dengan kepala dan bukan dengan hati.
*setuju, gw lebih sering ngikutin logika daripada hati*
Kamu tipe yang kurang senang memperlihatkan hasrat pada orang lain, karena lebih senang menyimpan segala sesuatu untuk diri sendiri.
*setuju, gw agak introvert dalam beberapa hal. ehm, banyak hal ding :D*
Dari semua angka kelahiran, kamu yang
paling banyak punya teman daripada yang lainnya.
*tidak setuju, gw agak susah berteman. lebih sering autis daripada peduli sekitar.*
Aquarius adalah orang yang tepat bagi untuk membina hubungan.
*i've tried, but it didn't work well. so, i disagree for a while*
Yang terpenting dalam asmara anda adalah persahabatan.
*maksudnya gw harus pacaran ama sahabat gw? ;)*

Friday, July 27, 2007

stupid behaviors caught on theater

Kita mulai dari kejadian di Cilandak 21, waktu gw nonton The Da Vinci Code. Seharusnya sebelum menonton sebuah film yg diadaptasi dari novel, setiap orang membaca novelnya dulu. Karena biasanya sebuah novel (apalagi sekelas The Da Vinci Code) baru selesai dibaca berhari2, dan itu harus diterjemahkan menjadi 2 jam saja. Kalau salah seorang penonton nggak baca bukunya, yg terjadi adalah partner nontonnya akan menjadi pencerita sepanjang film. Dan situasi ini makin parah seandainya si partner nonton adalah lelaki yg sedang melakukan pendekatan terhadap wanita yg tidak mengerti cerita The Da Vinci Code. Si lelaki akan senang hati bercerita panjang lebar, sambil sesekali mengorek keterangan pribadi tentang diri si wanita, misalnya: "kamu kalo liburan prefer eropa atau amerika?". OMG. Why don't u two just hang out at some citos' coffee shop?

Kejadian lainnya adalah waktu gw nonton the photograph di PIM 21. Waktu itu hari nomat, tapi semua film sold out kecuali the photograph. Akhirnya serombongan abg yg keukeuh pengen nonton pun memutuskan nonton film apa aja yg available, ya the photograph itu. Padahal segmen penonton the photograph sepertinya adalah penonton film serius. Gerombolan abg ini mulai mencuri perhatian sejak kehadiran mereka yg ramai, banyak omong, suka cekikikan. Salah seorang mas2 penonton yang nampak serius menonton langsung ngomong kenceng ke arah abg2 itu: "gobloook.. berisik!" Kejadian ini berulang 2-3 kali. Tidak lama kemudian, terdengar bunyi handphone cukup kencang, dan diangkat pula! Ngobrol pula! Siapakah pemilik handphone itu? Si mas2 yang tadi teriak ke arah abg! Siapa yg goblok ya sebenernya?? Anyway the worst part is, handphonenya tetep nggak di-silent, dan kemudian berbunyi lagi, dan kemudian dia ngobrol lagi. Temen gw gak tahan untuk akhirnya melihat si mas2 dan berkomentar: "gobloooookkkk...!"

To be fair, gw juga pernah melakukan stupid behavior. Waktu itu gw nonton festival sinema Perancis di Djakarta XXI. Dalam bayangan gw dan partner nonton, kita mengharapkan film drama romantis dengan setting keindahan panorama Perancis. Ternyata kita salah pilih film. Transylvania adalah film dengan jalan cerita yg aneh dengan setting negeri yg gak ada indah2nya (at least in the movie), Rumania. Gw bosen setengah mati tapi males keluar, karena siapa tau tiba2 filmnya menarik. Akhirnya gw ngobrol ama partner nonton. Ngebahas yg gak penting. Mulai rasa pop corn yg terlalu asin sampe jenis obat yg diminum ama pemeran film. Sebenernya kita nonton berempat, tapi 2 temen gw yg lain kok kayak pura2 gak kenal ama gw and partner nonton/ngobrol itu. Ternyata setelah film selesai, 2 temen gw itu cerita kalo sebenernya orang2 pada ngeliat ke arah gw and partner nonton/ngobrol yg berisik banget. Bahkan ada yg ber-"pssssstt!" ke arah kita. Emang kitanya aja yg gak nyadar. Well anyway if you -by any chance- were in the theater when i did that stupid behavior, i apologize :)

Wednesday, July 25, 2007

about moving on

Salah seorang temen baik gw punya quote favorit yang diambil dari film prime:
"in life, you love someone, you learn, and you move on"

Tidak selamanya suatu rasa cinta bisa diperjuangkan dalam sebuah hubungan. Terkadang hubungan itu harus berakhir, terlepas dari kenyataan apakah rasa cinta itu masih ada atau tidak.

Dan seringkali, kita terlalu dipusingkan dengan tahap moving on. Kita merasa bahwa kita belum berhasil melakukannya. Kita sering terbentur pada pertanyaan: "what should i do to move on?"

Biasanya yang terjadi adalah kita menyibukkan diri. Cari kegiatan baru. Cari teman2 baru. Padahal itu bukan inti dari moving on. Itu hanya pengalihan perhatian sementara.

Toh memang kenyataannya hidup terus berjalan. Jarum jam terus bergerak tanpa menunggu kita untuk bisa melupakan kenangan lama. Deadline pekerjaan terus mendesak tanpa menunggu kita memaafkan kesalahan di masa lalu. Cicilan rumah terus berbunga tanpa menunggu kita menghapus semua keinginan yang tidak pantas lagi diinginkan.

Lalu tanpa kita sadari, ternyata waktu memang telah menyembuhkan segalanya. Waktu mengajarkan kita untuk melupakan kenangan, memaafkan diri sendiri, dan menghapus semua keinginan lama.

Tidak ada seorangpun yang bisa memberikan kiat khusus untuk move on. Tidak therapy, tidak hipnotis, juga tidak menghapus memory seperti jim carrey lakukan di eternal sunshine of the spotless mind.

Juga tidak ada seorangpun yang bisa menjamin bahwa kenangan dan keinginan lama itu akan muncul sewaktu-waktu, dengan trigger sederhana. Mungkin berupa sebuah lagu, selembar foto, atau sebuah pertemuan tanpa rencana.

Tapi kalaupun itu terjadi, kita akan baik2 saja. Karena in life we loved someone, we learned, and we (eventually) are moving on.

*Dedicated to those who are trying to move on. You'll survive!
*And no, it's not based on my personal experience :P

Monday, July 16, 2007

kantong plastik vs. ubur-ubur

Weekend kemaren gw jalan ama temen2 baik gw. Adit, delia, and dj yg lagi pulang ke jakarta. Si dj ini sekarang lagi concern banget ama lingkungan. Dia mulai mengurangi pemakaian kantong plastik. Bahkan waktu kemaren dia beli sepatu, dj menolak bungkus plastik dari mbak2 penjualnya. Dia rela bawa2 kotak sepatu keliling mall sampe kita pulang. Untung merknya bagus jadi kita gak malu jalan ama orang yg bawa2 kotak sepatu :)

Ternyata menurut dj, kantong plastik yang dibuang ke laut itu berbahaya bagi penyu. Banyak penyu yang mati gara2 memakan kantong plastik. Penyu2 itu mengira kalo kantong plastik itu adalah ubur-ubur.

Selanjutnya adalah kebodohan gw.

Gw: loh? emang kantong plastik warnanya ijo? kok bisa mirip ama ubur-ubur sih?
Delia: nyay, ubur-ubur warnanya transparan, kayak plastik.
Gw: ouh.. maklumlah gw kan anak IPA, gak belajar geografi.
Adit: ubur-ubur itu dipelajari di biologi.

Gw nyengir.
Kenapa dalam bayangan gw ubur-ubur warnanya ijo ya? Kayaknya gw ketuker antara ubur-ubur ama rumput laut.
Rumput laut warnanya ijo kan?

Tuesday, July 10, 2007

puzzle of singapore


Without the merlion, esplanade, or raffles statue, would you believe that it is singapore?
*of course you would if you -not like me- go there a lot :D*

Planning awal gw sih cuman mau jalan2, karena gw suka kota singapore. Bersih, modern, nyaman, dan makanannya cukup bisa gw terima. Gak usah ke orchard. Cukup citywalk, river cruise, ke museum, makan old chang kee, makan chicken rice, ngopi di pinggir jalan, dan puas2in naik MRT sambil mimpi suatu hari Jakarta juga bisa punya alat transportasi kayak gitu.

Tapi planning tinggal planning. Emang niat jalan2 cukup terpenuhi. Tapi siapa sih yg bisa melawan nafsu belanja? :P

Monday, June 25, 2007

Birthday present (2)

A good friend of mine, Benu, sent me birthday present(s) from chicago:

1. The OC t-shirt
He went to newpoert beach, CA, last month. We were supposed to go there on my bday, but shit happened. I had to cancel my trip, but i went to bali instead. That's close *maksa*
2. Newport Beach postcard
It's enough to make this place a die die must go. hehe.. Thanks to the OC tv series by the way.
3. Peets coffee, 2x@247 grams
Recommended by Oprah. The coffee shop is just couple blocks away from Benu's apartment. Cool. Too bad he's not a coffee person :P Anyway now i can have another decent coffee every morning. It's not instant coffee like n**c**e, so i need to work extra on my morning coffee.
4. Peets coffee's tumbler
Just what i need to replace my old good-day-moccacino tumbler :)

It's kinda funny how i connect to this guy. I've known him since junior high, we were in OSIS (do they still have OSIS nowadays? :P). We also went to the same senior high school. But we never really friends. We just happened to know each other back then.
After finishing college separately, we met again in Gatot Subroto. My office was 2 buildings away from his.
And then after Buka Puasa Bersama in 2005, he's one of my best friend, until now. Although he's now working in one of the world's largest cheese industry Chicago, while i'm doing same old thing in Pondok Indah :P

He used to bring 1 starbucks tumbler to his office so he could fill with moccacino or cappucino from his office's coffee machine, and we share the coffee on the way back home from work. 1 tumbler for 4-5 persons :P But now i realize that it's not easy to fill the tumbler. The coffee machine (like the one i have in my office now) can only give u 1 small aqua cup every time u push the button. So Benu had to do it 3-4 times to fulfill the tumbler. Hahaha.. Good job, bro.

Well, thank u Benu. Happy Birthday to you too. I'll c u around soon, before you continue ur career path in another wonderful country may be? ;)

Thursday, June 21, 2007

surat yang tak pernah sampai*

Betapa sulitnya perpisahan yang dilakukan sendirian.

Tidak ada sepasang mata lain yang mampu meyakinkanmu bahwa ini memang sudah usai. Tidak ada kata, peluk, cium, atau langkah kaki beranjak pergi, yang mampu menjadi penanda dramatis bahwa sebuah akhir telah diputuskan bersama.

Atau sebaliknya, tidak ada sergahan yang membuatmu berubah pikiran, tidak ada kata ‘jangan’ yang mungkin, apabila diucapkan dan ditindakkan dengan tepat, akan membuatmu menghambur kembali dan tak mau pergi lagi.

Kamu pun tersadar, itulah perpisahan paling sepi yang pernah kamu alami.

*taken from filosofi kopi, dee.

Monday, June 18, 2007

Birthday present

I used to think that celebrating birthday is no longer fun when we hit the twenty something. Now i figure that it's not entirely true. For me, i still can feel the fun. The excitement of living another year. But it's little bit different now. The excitement comes with a great fear. A fear of commitment for instance.

As my birthday present, i granted myself a big commitment on last june 4th. It scares me thinking that i'm gonna have a big responsibility for another 10 years. But i'm giving it a try.

Bismillahirrahmanirrahiim.

Monday, June 11, 2007

puzzle of bali (part 2)

Mengejar matahari, atau mengejar terbenamnya matahari mungkin lebih tepat.

Berada di pulau yang banyak menyajikan pantai dalam menu wisatanya, maka mengejar terbenamnya matahari adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Sempet tercetus ide untuk mengejar terbitnya matahari. Tapi gw tau limit gw. Berdasarkan pengalaman di tempat dengan selisih waktu 1 jam lebih cepat dibanding Jakarta, bangun pagi adalah mukjizat. Bangun subuh untuk mengejar sunrise adalah musibah. Dan bener aja, gak pernah sekalipun kita bangun tidur sebelum matahari naik. Eh, bukan kita, tapi gw maksudnya. Soalnya gw selalu bangun paling siang :)

Jadi kami memaksimalkan waktu mengejar sunset aja. Di kuta, tanah lot, dan dreamland. Semuanya indah. Kamera tidak mampu mengabadikannya dengan lebih indah dibanding mata manusia. You should be there yourself, right?

Moment sunset yang sering diidentikkan dengan hal2 romantis, juga menimbulkan sisi2 romantis di antara kita. Sialnya, kita semua perempuan, dan pacar2 kita (bagi yang punya pacar) sedang tidak ada di sana. Akibatnya? Hmm.. Like wise man say, if you can be with the one you love, love the one you with. Foto2 bukti eksperimen mungkin nanti diupload, kalo kita udah siap dengan resiko yang mungkin timbul, berupa sanksi moral atas pelanggaran norma kesusilaan, atau simple: diputusin pacar.

puzzle of bali (part 1)

One thing i would like to have during vacation is a great partner. On my last bali trip, i had 6 great partners. Some are great at photography, some are great at bargaining (shopping in sukawati and poppies lane can be so hard my friend..), some are great at talking to our driver, some are great at reading maps, and some are great at making stupid things to laugh at :)

Anyway, i read this at the wall of hardrock cafe kuta. A quote from the Beatles.
"And in the end, the love we take is equal to the love we make"
Nice :)

Friday, June 08, 2007

euphoria of dreamland sunset

on my birthday, june 4th.

Monday, May 28, 2007

puzzle of lombok


Lombok, Mataram, NTB. A great place to have "back to nature" kind of vacation. Just relax, and do nothing..

Tuesday, May 08, 2007

sial!

pernah ngerasain ketiban sial?

contohnya nih...

partner kerja A, lagi ke Medan untuk launching HSDPA.
partner kerja B, sakit.
partner kerja C, cuti kawin.

secara ini team cuman 4 orang, jadilah gw sisa sendiri.

jam 3 sore si bos manggil gw ke meja kerjanya, ngajak meeting sebentar, dan gw melihat ada nama gw tertulis di selembar kertas.
gw ketimpa kerjaan!
kerjaan yg gak pernah gw urusin secara itu bukan area gw, dan gw gak tau riwayat databasenya gimana, dan si bos nungguin kerjaan itu buat bahan meeting lusa.

utak atik, error melulu. TCP sialan!

sampe dua alis gw nyaris rapet gara2 mikir melulu. untung gw cerdas. akhirnya errornya hilang. (cerdas=menggunakan excel dengan cara keledai)

giliran mau di-simulasi, lamanya setengah mati! *sambil ngelirik ke layar TCP: transmitters predicted: 348 of 447*

masih lama.

abis itu pathloss matrix.

abis itu coverage plot.

itu juga kalo gak ada error2 lagi, secara tadi databasenya gw bikin dari awal pake asumsi gw.

iiih.. gw ngomong apa sih.. mulai gak jelas.

pengen pulang. ke kasur yang empuk. ke ac yang dingin. ke dua bantal dan dua guling yang menenangkan.

screw u TCP! i'm going home. i'll c u tomorrow wae lah!!

Friday, May 04, 2007

LDN babe!

You Belong in London

A little old fashioned, and a little modern.
A little traditional, and a little bit punk rock.
A unique soul like you needs a city that offers everything.
No wonder you and London will get along so well.

Tuesday, April 24, 2007

museumwalks in jakarta springtime

other parts of jakarta. the unexplored ones. at least for me :)
i'd love to call it "museumwalks in jakarta springtime." though we don't have spring here, but let's just pretend that we have one. but wait! we do have spring here. we call it spiring berdua :)

Thursday, April 19, 2007

bank capek antri

Betapa mengurus sebuah tabungan bisa menjadi proses yang sangat menyebalkan. Maaf, posting kali ini akan menggunakan banyak kata2 ”tolol”.

Gw nganterin adek gw buka tabungan di BCA. Begitu masuk, si satpam ngasih nomor antrian ke adek gw, nomor 31. Setelah hampir 1,5 jam nunggu, no 31 dipanggil. Ternyata ada 2 orang yang mendapat nomor 31, dan adek gw mengalah membiarkan ibu2 yang dapet nomor 31 lainnya untuk duluan menghadap customer service.

Logika semua manusia pintar di muka bumi adalah, setelah ibu2 tadi harusnya giliran adek gw dong?? Apalagi adek gw udah maju bareng2 si ibu itu ke meja CSO, dan dua2nya menunjukkan bukti nomor antrian 31. Yang terjadi malah si CSO tolol menyuruh satpam memberi nomor antrian baru ke adek gw (nomor 35 aja gitu!!), nyuekin keberadaan adek gw dan memanggil nomor 32 seolah2 adek gw gak ada di depan matanya. Adek gw protes. Si CSO itu malah manggil satpam yang tadi ngasih nomor antrian dan bilang: ”gimana nih..? dia gak mau jadi urutan 35!”

Si satpam berusaha ngasih adek gw formulir pendaftaran biar bisa diisi dulu. Ini juga tolol karena kalo bisa begitu kenapa nggak semua nasabah yang mau buka rekening sejak awal dikasih formulir buat diisi duluan?? Padahal begitu buka pintu bank si satpam kan nanyain tujuan kita ngapain ke bank. Kan bisa lumayan ngirit waktu.

Selesai ngisi formulir, si CSO lagi2 memanggil nomor berikutnya yaitu 33. Dia tetep nyuekin keberadaan adek gw. Padahal jelas2 adek gw dateng lebih dulu daripada nomor 32 dan 33. Aneh banget deh dia. Kayaknya benci banget ama gw dan adek gw.

Karena kita terus nongkrongin di depan mejanya dia, akhirnya salah satu dari duo CSO tolol itu ngomong gini: ”ya udah deh sini! Ntar nangis lagi..!”

Bayangin omongan sinis kayak gitu keluar dari mulut seorang Customer Service Officer sebuah Bank sekaliber BCA, dan sebenarnya kesalahan bukan pada nasabah, tapi akibat ketololan sesama pegawai BCA. Kalo gak inget betapa malasnya berurusan administrasi ama bank, gw udah pengen ngerobek itu formulir aplikasi di depan muka duo CSO itu.

Masalah muncul lagi waktu memilih jenis kartu ATM. Adek gw memilih kartu gold, tapi si CSO maksa pake silver aja dengan alasan ”kamu kan masih pelajar, lagian biaya administrasinya mahal loh..”. Adek gw masih keukeuh dan menjelaskan kenapa dia perlu yang gold, eh si CSO ngotot silver aja. Ya udah deh silver aja, kita ngalah. Walaupun sebenarnya kan bukan hak dia ngatur2. Toh biaya administrasi kita yang bayar. Lagian kalo misalnya gw adalah orang tua yang tajir mampus pengen transfer uang jajan bulanan 150 juta ke rekening anak gw yang belum bekerja, sehingga gw pengen bikin kartu ATM platinum atau BCA prioritas sekalian.. apa urusan lo?? Suka2 gw dong!

Eh ujung2nya dia malah bilang: ”jadi mau yang gold aja nih? Ya udah bikin yang gold juga gak papa”

See? Tololnya nongol lagi.

Akhirnya proses menyebalkan selama 2 jam itu selesai. Dan tidak ada permintaan maaf sama sekali atas perlakuan mereka.

FYI, kejadian ini terjadi di BCA Taman Galaxy Bekasi, dengan duo CSO bernama Rizna Novita (atau Rizka? Gw lupa..) dan Onny. Semoga Tuhan mengampuni mereka.