Wednesday, December 19, 2007
world's worst hangover
Rachel got very mad and she yelled: "this is not a marriage! this is the world's worst hangover!"
People make mistakes. Sometimes the mistakes were made when we're very aware of them. We know that what we are doing will lead us to something terrible ahead. But sometimes, we don't realize that we are leading ourselves into trouble. It just happens like that.
As for me, realizing that I'm in a deep shit makes me wonder how drunk I was. But there wasn't any drink involved. And there wasn't hangover at all. It was just me, being stupid.
***
Now I'm gonna spend the next 1 week on holiday, trying not to do stupid things (yeah right). So if you're reading my blog now, please stop. Disconnect and get some real life will you? Thank you very much.
And baby, I know you're reading. Please see the instructions above ;)
Monday, December 17, 2007
Tentang pertanda
Teori gw adalah setiap orang butuh distraction dari rutinitas hidup yang dijalaninya. Jadi sebisa mungkin si lelaki pasangan hidup gw itu akan mencari wanita dari dunia yang sama sekali berbeda. Dia bosan dikelilingi wanita2 cantik, maka dia akan mencari gw, type wanita biasa2 saja, girl next door. Dia capek ngeliat wanita2 yang high-maintenance, jadi dia akan mencari gw, type wanita yg low-maintenance.
Semua temen2 gw di mobil mentertawakan gw. Menurut mereka, gak bakalan mungkin lelaki itu akan melirik gw. Toh gw tetep yakin. Gw gak mau mendahului suratan takdir. Mungkin memang gw ditakdirkan untuk bersama dia. Atau kalaupun bukan takdir gw, siapa tau Tuhan lagi butuh joke ringan, dan dia merubah takdirnya.
Sampai di rumah, gw baca2 majalah sampai nyaris ketiduran. Tiba2 handphone berbunyi, dari salah seorang temen gw yang lagi hadir di sebuah party di Segara. Ada apa ya ni anak nelpon gw tengah malem? Harus ada yang penting nih.
Dan dia mengabarkan berita gembira yang gw anggap sebagai pertanda (gw orang yang sangat gampang percaya pertanda :P). Bahwa apa yang gw omongin ama temen2 gw bbrp jam sebelumnya semakin mendekati kenyataan. Si temen gw itu, sedang berhadap2an dengan si lelaki yang akan menjadi pasangan hidup gw tadi!
See?? Itu pertanda kan? Bahwa, tidak lama lagi, gw akan melepas masa lajang gw, dengan lelaki yang selama ini gw yakini sebagai pasangan hidup gw. Dengan dia.
Thursday, December 13, 2007
Rumah mungil di atas bukit
Kalo kejadian di buku atau film, itu indah. Tapi kalo kejadian di dunia nyata di depan muka kita sendiri?
Gw pulang jam 19.30 tadi malam. Kompleks gw biasanya sepi, jadi kalaupun gw lihat2 kanan-kiri, jarang ada manusia yang menarik. Yang ada cuman rumah2 dan mobil2 terparkir rapi. Mendekati rumah gw, tiba2 gw lihat sebuah sedan metalik mendekati sebuah rumah di depan rumah gw. Rumah ini terletak agak tinggi, tidak berpagar, dengan banyak tanaman di halaman rumahnya. Unsur kayu terasa mendominasi di eksterior bagian depan rumah. Dari sedan metalik itu, si bapak turun membawa tas kerja, dan anak kecil berlari2 menyambutnya.
Gw terpaku. Bener2 gw ngeliatin sampe si bapak itu sadar kalo gw lagi ngeliatin mereka. Gw langsung belok ke arah rumah gw. Parkir, masuk, langsung ke kamar.
Di kamar gw bengong. The feeling of happy and sad at the same time. Happy to see something so imaginative that u thought it would only happen in fictions. Sad to know that I wasn't even on halfway there.
Tapi gw lega. Karena rumah mungil di atas bukit ternyata memang ada.
Tuesday, December 11, 2007
Berita Pagi
"Setelah jeda iklan berikut kami akan hadir dengan berita sebuah sumur yang tiba2 mengeluarkan air panas dan seorang kakek yang mengoleksi ratusan jam dinding"
And i was like.. "hellloooow.... who cares??"
Untuk sebuah acara berita pagi hari yang bersaing dengan acara berita "sungguhan dan aktual" seperti Liputan 6 dan Metro Pagi, stasiun tv ini sepertinya memang punya strategi marketing tersendiri.
But on second thought, gw jadi inget cerita temen gw yg kerja di stasiun tv tersebut. Katanya sih, crew berita di stasiun tv itu selalu telat tiba di lokasi kejadian penting yang (harusnya) diliput dan jadi headline. Hah!
Tuesday, November 27, 2007
Ow ow siapa dia?
Acaranya keren. Gw suka. Definitely will be back next year.
Di tengah2 acara, gw dan temen2 gw jalan2 dari satu panggung ke panggung lain. Di depan garden stage, DJ ketemu 2 orang temennya. Gw kenalan sama mereka. Dua2nya cowok. Yang satu gw tau adalah penyiar radio cukup terkenal di Jakarta. Ganteng. Nah yang satu lagi lucu juga. Gw ngerasa pernah liat mukanya dan denger namanya. Pengen nanya ke DJ agak susah soalnya orangnya di depan muka gw. Jadilah gw mengandalkan daya imajinasi dan analisis gw. Apakah dia seorang penyiar radio juga? reporter tv? redaktur majalah? atlit balap? aah.. gw blank!
Gak lama kedua lelaki itu pergi. Gw udah gak tahan langsung nanya ke DJ perihal lelaki tadi.
Dan ternyata dia adalah keyboardist BAND PAPORIT GW.
heuuuh!
Friday, November 23, 2007
Buat Adu
Kesan pertama dia adalah anak yang manis, polos, gak macem2. Dengan kulit putih dan rambut pendeknya, jadilah dia rebutan senior2 lelaki yang kekurangan wanita. Ya iyalah, siapa suruh masuk Teknik :P
Makin lama kenal dia makin banyak errornya. Satu yang pasti, lemot. Ini udah jadi maskot angkatan. Haha.. Anak ini juga suka banget berbuat hal2 aneh. Misalnya ketiduran di kelas waktu kuis Fisika Listrik (gw duduk di sebelah dia waktu itu). Saat dia bangun, tau2 di kertas jawaban kuisnya udah ada tulisan. Dia nulis sambil tidur aja gitu! Kata-kata yang tertulis pun cukup meyakinkan: "simple kan?" Sesimple dia dapat nilai C untuk mata kuliah itu.
Lain lagi ceritanya untuk mata kuliah KSKP (Komponen Sistem Kendali Proses? cmiiw). Malam sebelum ujian saat anak2 satu kos2an juling di depan meja belajar, dia dengan santainya tidur cepet. "Gw gak ada ujian besok..", katanya.
Besoknya ujian KSKP. Hasilnya dia dapet D.
Eh tapi mata kuliah yang lain dia sukses kok hehehe..
Urusan cinta2an, gw dan dia pernah naksir cowok yang sama. Duh norak banget deh kalo inget jaman itu. Sekarang kalo kita lagi kumat warasnya, sering bingung sendiri: "ih kenapa dulu naksir orang itu ya?? nggak banget deeh.. hahaha.."
Kita berdua juga pernah ditaksir cowok yang sama. Salah satu senior di kampus ngedeketin dia, sampai akhirnya ditolak. Abis itu si senior ini ngedeketin gw. Ya ampun mas, jangan memancing di kolam yang sama dong...
1 tahun lalu, dia jadian ama temen kantornya. Dan besok, mereka akan menikah.
Nalanda Catumorli, happy marriage ya!
Wednesday, November 21, 2007
30th JGTC
Walaupun gw bisa dibilang hidup di kampus UI Depok selama tahun 2000-2004, tapi gw gak pernah ke JGTC. Rahasia ini berhasil gw simpan rapat2 dari temen2 gw yang tukang cela. At least tadinya sih berhasil. Sampai menjelang kita berangkat ke Depok, mereka pun bertanya: "eh, gimana suasana JGTC biasanya?" Saat itulah gw hanya nyengir dan mengakui kekhilafan gw di masa lalu.
Iya, gw khilaf. Kenapa nggak dari dulu gw nonton JGTC. Karena ternyata acara ini keren sekali untuk ukuran mahasiswa. Harganya juga murah sekali. Dan musisi jazz lokal kelas dunia pun berlimpah sekali.
Sebagai seorang pemula, gw cukup beruntung ketemu si anak centil bernama nares di parkiran. Ternyata companynya nares salah satu sponsor JGTC. Jadilah gw ketiban untung berupa free pass. Gw pikir JGTC cukup murah, ternyata bisa gratis. Haha!
Sore sampai malam gw menikmati performance Idang Rasjidi, Ireng Maulana, Tompi (bonus Bibus dan Ari), sedikit Parkdrive, sedikit Balawan, dan sedikit Sore. Area parkir FEUI dipenuhi manusia sampai gw susah bergerak dari stage A ke stage B. Benar2 tantangan fisik!
Terlepas dari acara gak penting (performing art and sultan hamengkubuwono's speech in a middle of jazz festival?? come on guys..), gw puas. And that's definitely my first and last JGTC. I won't come again next year. Being amongst all the abgs, I realized that I was too old for JGTC :)
Malam itu, gw dan teman2 pulang dengan gembira. Diiringi lagu no fruit for today yang dibawain sangat indah oleh Sore, kami pun berjalan beriringan bergandengan tangan.
We're gonna make a big family..
Thursday, November 15, 2007
Come here
I watched before sunrise again last weekend. I fell in love with this movie (and it's sequel, before sunset) every time I watched them. I even have the movie's script :) And currently, I'm in love with the song played when Jesse and Celine were in the music store in Vienna.
I'm trying not to associate the lyrics with my current feeling. But what the hell. At this point, I don't know how I should feel anymore. So, here's the lyrics. And please enjoy the youtube clip above.
And it says that loving takes this course
Come here.. Come here..
No I'm not impossible to touch
I have never wanted you so much
Come here.. Come here..
Have I never laid down by your side
Baby, let's forget about this pride
Come here.. Come here..
Well I'm in no hurry
Don't have to run away this time
I know that you're timid
But it's gonna be all right this time
Kath Bloom - Come Here.
Tuesday, November 13, 2007
Hari ini, setahun yang lalu..
Pas banget di hari pertama gw masuk, 13 November 2006, ada acara halal bi halal di aula belakang. Makan gratis sepuasnya diiringi lagu2 rohani dari group Debu. Berhubung belum dapet laptop, kerjaan cuman duduk2 dan ngobrol2 ama temen2 yang udah gw kenal lebih dulu di kampus dan kantor lama.
Hari ini, setahun udah gw di sini.
Kemaren ada perayaan keberhasilan kumpeni ini menembus penjualan 1 Billion US Dollar di Indonesia pada tahun 2007. Para petinggi kumpeni ini biasanya menyebut target mereka: 1 BUSD. BUSeD deh.
Tapi itu gak ada pengaruhnya ama gw. Kerjaan masih begini aja. Jalanan masih macet aja. Setahun kok berasa udah lama ya?
So, next step is..?
*update CV dulu sambil berharap dapat bonus hihihihi*
Wednesday, November 07, 2007
For one more day
If so, then you know you can go your whole life collecting days, and none will outweigh the one you wish you had back.
What if you got it back?
adezigh!!
For one more day, Mitch Albom.
Tuesday, October 30, 2007
the distance
And he's been on his work trip for a week now. He'll be back to Jakarta with last flight this evening, heading east.
stupid distance.
Tuesday, October 09, 2007
here we go again
Well it costs me lari keliling senayan actually. But I'll do that. With a big smile.
We're almost there and no where near it. All that matters is that we're going. - Lorelai Gilmore
Thursday, October 04, 2007
New addictions
Monday, September 24, 2007
Kamar baru
Secara bulan puasa nggak banyak kegiatan weekend yang bisa gw lakukan (biasanya kegiatan weekend adalah makan2 sih.. hehe..), jadi gw memutuskan untuk mendekor ulang kamar gw. Selain itu, tentu saja, tiduuurr..
Sabtu.
Bangun jam 10, langsung kasak kusuk sendirian ngegeser2 furniture di kamar. Gw suka kagum ama kekuatan fisik gw untuk urusan geser2 barang. Tempat tidur, lemari, meja tv, semua sudah berubah posisi dalam waktu 1 jam. Itu udah termasuk ngepel2 dan ngelap2, terutama di spot2 yang selama ini ketutupan furniture. Untung gak ada barang2 aneh, cuman debu dan 1 buah majalah lama. Siangnya gw tidur sampe jam 4, dan sadar udah telat untuk buka puasa ikatan alumni kampus gw. Ngebut bekasi-depok dalam waktu 1 jam. Untung masih bisa sampe sebelum buka puasa.
Minggu.
Urusan mendekor ulang ini ternyata menuntut satu furniture tambahan, rak serbaguna. Bisa jadi tempat buku, mukena, sajadah, dan radio/cd player. Jadilah gw berburu furniture di beberapa toko furniture baru di deket rumah gw. Akhirnya dapet satu rak yang warnanya senada ama furniture2 existing di kamar, dan harganya masuk akal. Siangnya gw tidur sampe jam setengah 5, dan kali ini lupa konfirmasi buka puasa bersama temen2 deket gw. Akhirnya acaranya batal. Sorry guys..
Resiko tinggal di rumah ortu adalah harus siap dengan berbagai komentar mengenai apapun yang kita lakukan di bawah atap mereka. Waktu gw lagi seneng2nya dengan penataan kamar gw yang baru (rest area on 1 side, entertainment area on the other side), tiba2 nyokap gw hadir dan berkata: kok kayaknya jadi lebih sempit ya?. Gak lama, bokap gw juga ikut2an masuk ke kamar gw dan komentar: kok tempat tidurnya jadi di bawah AC sih? nggak sehat loh..
Semua kritik dan saran gw terima dengan lapang dada, disertai jawaban diplomatis dan sistematis. Yang penting i love my room better now :)
Friday, September 07, 2007
Jatuh cinta berjuta rasanya
Manusia kalo lagi jatuh cinta suka berbuat yang aneh2. Gw sendiri pernah beberapa kali naksir orang. Dan memang kalo gw lagi naksir orang, reaksinya aneh2.
Secara gw agak2 muna dalam urusan beginian (munafik ya, bukan munaroh..), reaksi yang paling wajar adalah gw sok cool di depan manusia yang gw taksir. Bersikap seolah2 nggak peduli akan kehadirannya, padahal gw mengamati setiap gerakannya. Sok-sok biasa aja di depan dia, padahal degup jantung gw bisa dijadiin Pembangkit Listrik Tenaga Jantung. Cuman bereaksi dengan kata “ooh..” kalo dia menitipkan salam (yaoli… so 90s ya titip salam), padahal abis itu gw nyengir bego sampe lupa gimana caranya mingkem.
Kesukaan gw terhadap sesama umat manusia juga kadang2 menghadirkan tingkah laku yang di luar dugaan gw. Kalo gw inget lagi sekarang, kok kayaknya malu2in banget ya. Dulu gw pernah naksir ama seorang cowok di kampus. Gw kuliah di fakultas yang isinya cowok melulu, tapi hanya dia yang kumau, aiih…
Pada suatu hari yang tampak seperti hari lainnya, gw berjalan kaki menuju kampus. Kira2 100 meter lagi menuju gedung tempat kuliah gw, hadirlah lelaki itu. Lalu keajaiban terjadi. Somehow gw bisa ngarang2 cerita dan tebar2 pesona sehingga berhasil ikut mobilnya (atau emang dia aja yg baik hati nawarin gw ikut mobilnya hehe..). Gw duduk di samping dirinya yang tampak begitu tampan dari sisi tempat duduk gw. Dan kami mengalami perjalanan yang sungguh berkesan (at least buat gw :p) sepanjang 100m. Yap! Gak sampe 5 menit! Tapi buat gw, hari itu matahari bersinar lebih indah. Dan rasa kantuk yang biasanya hadir di kelas tergantikan dengan senyuman sepanjang 2 jam kuliah.
Bo.. kangen gak sih ama norak2 bergembira kayak gitu?
Anyway, selamat buat adek gw yg baru jadian ama cowok yg umurnya 2 tahun lebih muda! Huah! I envy you sis! :D
Wednesday, September 05, 2007
N&TC Outing, Bali
Wednesday, August 22, 2007
Tuesday, August 21, 2007
Cerita dari Semarang
Ternyata pilihan liburan ke Semarang adalah sangat tepat. Selain memang kotanya sangat indah dengan bangunan2 berarsitektur kolonial belanda dan budaya cina, liburan kali ini menjadi penuh kejutan. Thanks to our guide, DJ.
Sampai di stasiun Semarang Tawang jam setengah 3 pagi, DJ menjemput dengan mobil kijang. Ini surprise pertama, soalnya selama di Jakarta si DJ gak pernah nyetir. Ternyata dia bisa nyetir toh. Hihi..
Di dalam mobil, kita dikasih 1 botol air mineral yg labelnya udah dicopot, diganti dengan label bikinan DJ bertuliskan nama kita masing2. Another surprise. Cool. Lanjut dengan traktiran nasi ayam simpang lima yang enak dan menghangatkan perut yg gak makan malam gara2 nungguin tukang nasi pecel di kereta yg ternyata gak muncul2. Abis makan nasi kita sempetin dulu untuk mampir sebentar di Gombel, melihat Semarang night city view dari atas bukit. Berasa di holywood deh hehe..
Jam setengah 5 subuh, cewek2 dianter ke rumah temennya DJ, Yovi. Rumahnya keren dan nyaman banget. Dan dia tinggal sendiri ditemani asisten2 rumah tangganya! Hoho.. Sedangkan yang cowok2 nginep di kostnya DJ. Gw langsung tidur dan bangun kesiangan saat cowok2 itu udah dateng ngejemput kita :)
Jam setengah 8 pagi abis gw mandi kita sarapan di rumah Yovi. Asisten rumah tangganya udah nyiapin nasi goreng yang enak plus teh manis hangat. Hajar!
Selesai makan, kita ke mobil untuk tour hari pertama. Surprise berikutnya menanti, berupa goody bag buatan DJ! Tas coklat yang dijahit khusus dengan bordiran nama kita masing2. Isinya? cemilan berupa coklat dan biskuit2, dan sebuah guide book Kota Semarang yang lagi2 dibuat oleh DJ. Bahkan di tiap cover guide book ada foto kita yang dia ambil dari friendster. Ouuw.. so sweet..
Tour hari pertama diisi dengan kunjungan ke vihara buddha watugong, museum kereta api, losari coffee plantation, eva coffee house, sate sapi pak kempleng, es krim lind's, gereja blenduk di kota lama, lawang sewu (uji nyali nih.. dapet salam dari harry pantja!), mesjid agung semarang, dan bebek goreng pakne heksa. Selesai dinner tiba2 DJ ngasih kita surprise lagi berupa kertas pink yang ternyata adalah voucher all you can drink di Buket Coffee and Jazz, sebuah coffee shop milik temennya DJ. Hihiyyy! Ngopi sepuasnya sambil ngobrol dan main kartu sampe tengah malam. Mengasah kembali kemampuan main capsa gw :)
Hari kedua abis sarapan indomie+telor (lagi2 bikinan asistennya Yovi), langsung lanjut dengan brunch Nasi pecel Bu Sumo. Dengan tenaga full, kita lanjut menuju kuil Sam Pho Kong dan foto2 di sana. Abis dari situ niatnya mau ke kapal Laksamana Cheng Ho di daerah Pecinan, tapi gangnya kelewatan and kita males balik lagi. Macet bo :P
Yang ada malah minum aneka jenis es yang seger di es merem, terus makan siang soto kudus kayak orang kesetanan, dilanjutkan dengan beli oleh2 bandeng juwana dan kue mochi.
Sore2 kita jajan rujak dan gorengan anak SD (bukan anak SD goreng maksudnya :P). Balik ke rumah Yovi, ngemil sambil main kartu di saung samping rumahnya. Mengasah kembali kemampuan main truf gw :)
Lagi lemes2nya karena kecapean dan kekenyangan, datanglah surprise lanjutan. DJ mengeluarkan kertas hijau. Kali ini voucher dinner sepuasnya di The Brux bistro, cafe punya temennya DJ. Dan saudara2, the Brux ini keren sekali!! Kita disambut hangat oleh pemiliknya, Marcel, a very charming young entrepreneur ;) Diajak liat2 bagian dalam sampe belakang cafe, dan ngeliat showroom jualan produk2 interior hasil designnya Marcel. Gw suka suasana nyaman yang berhasil diciptakan di cafe ini. Halaman yang luas, orang2 yang bersahabat dan saling sapa, pelayan yang ramah, plus barbeque outdoor yang bikin kesan homy banget. Di sini kita ketemuan and dinner bareng Ara, pemilik mobil kijang yang kita pake selama jalan2.
Jam setengah 11 malam kita udah di stasiun, menanti kereta pulang ke Jakarta. Bye DJ.. Thanks for everything bro! Dan ayo buruan wisuda! Dan 1 lagi, coba ya hobi bakar uangnya dikurangin..



