Wednesday, June 11, 2008

Ayo olahraga!

Ceritanya saya dan geng kantor punya niat suci mau berolahraga. Muncullah ide-ide cemerlang dimulai dari klub-klub olahraga gratisan di kantor seperti bulutangkis dan tenis, ditambah olahraga inisiatif sendiri seperti golf dan fitness.

Bulutangkis lama-lama pudar daya tariknya karena gosip2nya lapangannya selalu penuh. Padahal sih kita belum sekalipun ke lapangan untuk mengecek keabsahan gosip itu. Tennis yang tadinya cukup menjadi alternatif favorit tiba2 juga menjadi tidak terlalu favorit karena harga raket yang di luar dugaan. Masa sih untuk sepotong raket harus menghabiskan uang seharga tiket liburan pp ke bangka?

Maka tinggallah golf dan fitness yang menjadi harapan. Golf semakin menjadi pilihan menarik karena aksesorisnya sungguh keren dan berwarna-warni, sangat cocok untuk wanita-wanita yang keren dan berwarna-warni (?) seperti kami. So far, anggota kami sudah mempunyai tas stick golf berwarna ungu dan pink. Lumayan buat pemula yang belum tentu rajin dan konsisten berolahraga. Lokasi driving pun sudah ditentukan di wilayah Jakarta Selatan. Masalahnya cuman satu, tidak ada yang bisa bermain golf, walaupun sekedar driving. Jadilah malam ini kami mengutus salah seorang anggota untuk belajar driving kilat dengan orang yang sudah berpengalaman. Mudah-mudahan ilmunya bisa menular ke anggota geng yang lain.

Nafsu olahraga belum bisa terpuaskan dengan golf saja. Pilihan selanjutnya adalah fitness di mall sebelah. Pendaftaran sudah dilakukan (2 orang daftar resmi, 2 orang trial) disertai niat mulia untuk mengubah gaya hidup. "Nanti kalo kita fitness, gak ada lagi ngerokok dan ngopi2! Gak ada lagi tuh nongkrong di bean, kita pindah ke tempat jus!", cetus salah seorang anggota geng yang umurnya paling tua *hehe.. penting ya?*

Sebagai efek dari tekad mulia itu, jadilah sekarang menjadi masa pelampiasan untuk sebanyak mungkin menkonsumsi rokok dan kopi, dengan alasan "nanti kan kalo udah fitness kita gak boleh sering2 lagi.."

Terlepas dari ini adalah awal yang kurang menjanjikan, kami berharap program olahraga bersama ini bisa sukses sesukses program KB era Soeharto. Amin.